Apple Siap Luncurkan iPhone 18 Pro dan Ponsel Lipat Pertama
Apple akan menggelar acara peluncuran produk terbarunya pada 10 September 2025, menyajikan iPhone 18 Pro dan ponsel lipat pertama dengan fitur inovatif.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.33 WITA·👁 10 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Apple akan menyelenggarakan acara peluncuran produk utama pada Rabu, 9 September 2025, pukul 10.00 waktu AS, yang berarti dimulai pada Kamis dini hari, 10 September 2025, pukul 00.00 WIB. Acara tersebut digelar di kampus Apple Park, Cupertino, California, dan akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi perusahaan. Masyarakat dapat menyaksikan secara langsung melalui tautan yang telah disediakan, tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu.
Kegiatan ini diperkirakan menjadi momen penting bagi Apple, dengan fokus utama pada peluncuran seri iPhone 18 Pro yang diklaim membawa sejumlah peningkatan signifikan dalam performa, desain, dan teknologi kamera. Selain itu, Apple juga diperkirakan akan memperkenalkan produk baru pertama kalinya dalam sejarah: ponsel lipat yang dikabarkan akan diberi nama iPhone Ultra. Produk ini menjadi jawaban Apple terhadap tren perangkat fleksibel yang mulai marak di pasar global.
Berdasarkan informasi yang beredar, layar ponsel lipat ini akan berukuran sekitar 5,5 inci saat dalam kondisi terlipat, dan membuka hingga 7,8 inci dalam mode terbuka—ukuran yang mendekati iPad mini dalam mode lanskap. Perangkat ini juga akan dilengkapi dengan fitur multitasking canggih serta sistem keamanan berbasis Touch ID, menggantikan Face ID yang selama ini menjadi standar. Sementara itu, desain kameranya hanya dilengkapi dua modul, menunjukkan fokus pada efisiensi dan kepraktisan.
Apple sendiri tetap menjaga kerahasiaan rinci sebelum peluncuran resmi, namun melalui pernyataan resmi dari Greg Joswiak, Senior Vice President Worldwide Marketing, perusahaan menyampaikan antusiasme terhadap acara tersebut dengan kalimat "Surprise and shine! Hampir waktunya untuk #AppleEvent". Ini menandakan ekspektasi tinggi terhadap inovasi yang akan dibawa, terutama dalam hal pengalaman pengguna dan integrasi sistem.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

AI dan Transisi 20 Tahun yang Penuh Gejolak
Bill Gates memperingatkan potensi gejolak sosial dan ekonomi selama dua dekade ke depan akibat transformasi besar akibat kecerdasan buatan.
25 Oktober 2026

AI Prediksi Kelangsungan Hidup Pasien Kanker dari Foto Wajah
Teknologi kecerdasan buatan kini mampu memperkirakan peluang hidup pasien kanker hanya berdasarkan satu foto wajah, berkat pengembangan alat berbasis analisis wajah yang akurat dan konsisten.
25 Oktober 2026

Daniel Nadler, Pendiri 'ChatGPT Dokter' yang Kaya Raya dari Teknologi Kesehatan
Daniel Nadler, pendiri OpenEvidence, kini memiliki kekayaan mencapai Rp137,5 triliun berkat platform kecerdasan buatan yang membantu dokter dalam pengambilan keputusan klinis.
25 Oktober 2026

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

