Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Arief Rohman Kembali Pimpin Pagar Nusa Jateng dengan Fokus Konsolidasi

Bupati Blora, Arief Rohman, terpilih kembali sebagai ketua Pagar Nusa Jawa Tengah melalui Konferwil IV dengan fokus pada penguatan struktur, kaderisasi, dan pengabdian masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.41 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
Arief Rohman Kembali Pimpin Pagar Nusa Jateng dengan Fokus Konsolidasi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bupati Blora, Arief Rohman, secara aklamasi kembali menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Jawa Tengah dalam Konferensi Wilayah IV yang berlangsung di Pendopo Bupati Blora pada Minggu (18/10). Pemilihan ini menandai periode kepemimpinannya yang kedua, dengan komitmen kuat untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi. Ia menekankan bahwa keberhasilan Pagar Nusa bukan hanya ditentukan oleh prestasi atlet, tetapi juga oleh kualitas kebersamaan di semua tingkatan struktur organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Arief menegaskan bahwa musyawarah dan komunikasi terbuka menjadi prinsip utama dalam menangani perbedaan pandangan. Ia menilai bahwa soliditas organisasi menjadi fondasi penting untuk mewujudkan visi bersama, termasuk dalam pembinaan atlet, pengembangan kader, serta penguatan kelembagaan. Dengan kerja sama yang sinergis dari wilayah hingga cabang, program-program strategis diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa, Muchamad Nabil Haroen, menekankan pentingnya menjadikan organisasi sebagai solusi nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa keberadaan kader harus membawa rasa aman, perlindungan, dan bantuan, bukan sebaliknya menjadi sumber permasalahan. Untuk memperluas kontribusi, Pagar Nusa tengah menjajaki program pendidikan khusus profesi advokat bagi 2.000 kader bekerja sama dengan Dewan Pengacara Nasional Indonesia.

Selain itu, Pagar Nusa juga mengembangkan sistem administrasi digital bernama e-Pagar Nusa yang diperkirakan selesai dalam 12 hingga 14 bulan. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan data keanggotaan, rekam prestasi atlet, layanan pendampingan hukum, dan administrasi kepengurusan secara terpusat. Di sisi lain, Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidillah Shodaqoh, menekankan agar nilai-nilai ke-NU-an dan pembentukan akhlak tetap menjadi jiwa perjuangan organisasi, serta menghindari pengaruh politik yang dapat mengaburkan tujuan utama.

Konferwil IV dihadiri oleh berbagai tokoh lintas sektor, termasuk Wakil Ketua PWNU Jawa Tengah, Agus Riyanto, serta perwakilan DPRD, Kapolres, Dandim, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blora. Acara ditutup dengan upacara sumpah dan janji setia kader kepada Pagar Nusa dan Nahdlatul Ulama sebagai bentuk komitmen kolektif terhadap nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya