Asing Borong 10 Saham Unggulan Meski IHSG Melemah
IHSG turun 1,02% ke level 6.009,50 pada Kamis (1/10/2026), didukung aksi jual asing bersih Rp241,86 miliar, namun sejumlah emiten justru diserbu investor asing.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan Kamis (1/10/2026), menutup sesi di level 6.009,50, turun 1,02% dari penutupan sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring proses reshuffle kabinet yang memicu ketidakpastian pasar. Indeks sempat menyentuh level psikologis 5.900 sebelum kembali rebound sedikit pada akhir sesi. Volume perdagangan mencapai 329,48 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp11,07 triliun, dilakukan sebanyak 1,58 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 450 saham melemah, 206 menguat, dan 134 lainnya stagnan.
Di tengah tekanan penurunan indeks, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp241,86 miliar di seluruh pasar, dengan kontribusi terbesar dari pasar reguler sebesar Rp240,43 miliar dan pasar negosiasi serta tunai sebesar Rp1,43 miliar. Namun, di balik arus penjualan, terjadi kenaikan signifikan dalam pembelian bersih oleh asing di sejumlah emiten unggulan. Total pembelian bersih asing mencapai Rp777,18 miliar, menunjukkan pergerakan selektif yang menekankan pada sektor strategis dan berpotensi pertumbuhan tinggi.
Dari data terkini, sepuluh saham berhasil menjadi incaran investor asing dengan pembelian bersih terbesar. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) menjadi yang paling banyak diborong dengan nilai Rp79,13 miliar, disusul PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) sebesar Rp74,69 miliar. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mengikuti di posisi ketiga dengan pembelian bersih Rp57,56 miliar, diikuti PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Timah Tbk. (TINS) masing-masing Rp44,94 miliar dan Rp40,52 miliar.
Sementara itu, emiten lain yang turut menjadi target beli asing meliputi PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) dengan nilai Rp18,64 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) sebesar Rp17,50 miliar, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) dengan Rp15,54 miliar, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) sebesar Rp15,00 miliar, serta PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) yang tercatat pembelian bersih Rp10,25 miliar. Kenaikan pembelian di saham-saham ini menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental perusahaan serta prospek likuiditas dan pertumbuhan pendapatan di tengah kondisi pasar yang volatil.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BRI Perkenalkan BRImo Junior untuk Bangun Literasi Keuangan Anak
BRI meluncurkan BRImo Junior sebagai layanan perbankan digital khusus anak usia hingga 17 tahun dengan pendampingan orang tua.
3 Oktober 2026

Vietnam Catat Pertumbuhan Ekonomi 9,95% di Kuartal III, Tertinggi Sejak Pandemi
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026, didorong ekspor kuat dan investasi, meski defisit perdagangan mencatat rekor dalam sembilan bulan pertama tahun ini.
3 Oktober 2026

Pemungutan PPN Digital Luar Negeri Resmi Berlaku Mulai 25 September 2026
Pemerintah resmi menerapkan sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri mulai 25 September 2026 melalui mekanisme yang melibatkan enam lembaga keuangan utama dan LinkAja sebagai pemungut pajak.
3 Oktober 2026

Rupiah Terjaga di Rp17.940, Kemenkeu Jaga Daya Tarik SBN
Kemenkeu mempertahankan nilai tukar rupiah di kisaran Rp17.940/US$ melalui penguatan imbal hasil surat berharga negara dan penempatan dana global ke cadangan devisa.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

RUU Larangan Mobil China Ancam Perdagangan Mercedes di AS
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.13 WITA

B50 Bukan Sekadar Nama Produk, Tapi Standar Kualitas Baru
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.13 WITA

OpenAI Hentikan Sementara Pelatihan AI Usai Insiden Keamanan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.10 WITA

Ledakan Kecerdasan AI Dikhawatirkan, Para Ahli Minta Langkah Cepat
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.09 WITA

XLSmart Perluas Jaringan 5G ke 101 Kota dengan Tambahan Spektrum
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.09 WITA

China Menarik Peneliti AI Global, Ungguli AS dalam Rekrutmen Ahli
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.08 WITA

Ponsel Minimalis Tanpa Medsos untuk Bebas Doomscrolling
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.07 WITA

Harga HP Naik Akibat Lonjakan Biaya Memori, Qualcomm Prediksi Normalisasi Akhir 2027
Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.07 WITA

