Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

XLSmart Perluas Jaringan 5G ke 101 Kota dengan Tambahan Spektrum

XLSmart memperluas cakupan 5G ke 101 kota hingga akhir 2026 dengan memanfaatkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz yang didapat dari lelang frekuensi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.09 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 10x dibuka
XLSmart Perluas Jaringan 5G ke 101 Kota dengan Tambahan Spektrum📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - XLSmart resmi memperluas jaringan 5G hingga mencapai 101 kota di seluruh Indonesia, menyusul perolehan tambahan spektrum frekuensi dari lelang yang digelar Kementerian Komunikasi dan Digital. Perluasan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun infrastruktur digital yang berkelanjutan, berkapasitas tinggi, dan mampu mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Target awal sebelumnya hanya mencapai 88 kota, namun dengan tambahan spektrum, perusahaan memutuskan memperluas cakupan lebih jauh.

Dua pita frekuensi yang berhasil diraih adalah 700 MHz dengan kapasitas 30 MHz dan 2,6 GHz sebesar 50 MHz, dengan nilai penawaran masing-masing Rp1,0602 triliun dan Rp231,6 miliar. Spektrum 700 MHz digunakan untuk memperluas cakupan jaringan di wilayah terpencil dan berjarak jauh, sementara pita 2,6 GHz dimanfaatkan untuk menangani lonjakan trafik di kawasan padat. Kedua pita ini akan digunakan secara bersamaan untuk memperkuat kualitas layanan 4G dan 5G secara menyeluruh.

Hingga semester pertama 2026, XLSmart telah mengoperasikan layanan 5G di lebih dari 50 kota dengan sekitar 15 ribu BTS 5G, mencakup sekitar 23 persen populasi nasional. Perusahaan menargetkan penyelesaian ekspansi ke 101 kota pada akhir 2026, dengan pemanfaatan spektrum baru dimulai sejak Agustus 2026. Fokus utama adalah meningkatkan kualitas konektivitas, mempercepat transfer data, dan mendukung penggunaan teknologi berbasis cloud dan kecerdasan buatan.

Seiring dengan perluasan jaringan, XLSmart juga melanjutkan migrasi infrastruktur cloud bersama Tencent Cloud dengan memanfaatkan AI dalam prosesnya. Ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi, termasuk layanan AI, keamanan siber, IoT industri, dan platform enterprise yang terkelola. Ekosistem Esta yang diperkenalkan untuk pelanggan korporasi dirancang untuk menopang transformasi digital dengan koneksi 5G sebagai fondasi utama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya