Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Program Gentengisasi Dilepas, 125 Truk Angkut 500 Ribu Keping

Pemerintah resmi melepas pengiriman 125 truk berisi 500 ribu keping genteng SNI untuk mendukung program gentengisasi nasional yang diprakarsai Presiden Prabowo.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 8x dibuka
Program Gentengisasi Dilepas, 125 Truk Angkut 500 Ribu Keping📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah meluncurkan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas hunian dengan melepas pengiriman 125 truk yang mengangkut 500 ribu keping genteng bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Pelepasan dilakukan di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dengan dihadiri Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman. Momentum ini menjadi bentuk realisasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong penggunaan genteng sebagai material atap utama di rumah-rumah masyarakat.

Mendagri menekankan bahwa genteng bukan sekadar bahan bangunan, melainkan bagian dari upaya menciptakan hunian yang lebih nyaman, aman, dan sesuai dengan identitas arsitektur lokal. Dengan kemampuan menahan panas dan mengurangi suara hujan, genteng dinilai lebih unggul dibanding material seperti seng atau asbes yang masih banyak digunakan. Ia menyebut bahwa program ini sejalan dengan visi Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang menjadi pedoman kebijakan nasional.

Pengadaan genteng tersebut juga ditujukan untuk memperkuat ekonomi lokal, khususnya di daerah sentra produksi seperti Purwakarta, Majalengka, Kebumen, dan Yogyakarta. Menurut data, hanya sekitar 57 persen rumah di Indonesia yang telah menggunakan genteng, sementara sisanya masih bergantung pada material non-ramah iklim. Dengan program ini, pemerintah berharap mendorong peningkatan permintaan secara nasional, termasuk melalui kewajiban pengembang untuk memasukkan genteng tanah liat dalam proyek rumah subsidi, bantuan, dan bedah rumah.

Kebijakan ini juga didukung oleh keterlibatan sektor UMKM di Purwakarta, yang turut memproduksi genteng sesuai standar nasional. Rencananya, distribusi genteng akan menjangkau berbagai wilayah di Jawa Barat, khususnya daerah dengan tingkat penetrasi genteng masih rendah. Dengan adanya dorongan dari pemerintah pusat dan dukungan kebijakan dari kementerian terkait, diharapkan program gentengisasi dapat menciptakan dampak ekonomi yang luas, mulai dari produksi hingga logistik, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya