Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Asing Jual Bersih Rp355 Miliar, Ini Saham yang Dibeli Secara Masif

Meski pasar saham melemah dengan tekanan jual bersih asing Rp355 miliar, sejumlah emiten justru menjadi incaran investor asing, terutama di sektor perbankan, energi, dan properti.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Asing Jual Bersih Rp355 Miliar, Ini Saham yang Dibeli Secara Masif📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan hingga sesi perdagangan siang hari, Jumat (25/9/2024), turun 0,55% ke level 6.263,73. Penguatan pasar terhambat oleh aktivitas jual bersih asing yang mencapai Rp355,78 miliar hingga akhir sesi pertama. Data dari Stockbit menunjukkan bahwa pembelian asing sebesar Rp1,09 triliun tidak mampu menutupi penjualan bersih sebesar Rp1,44 triliun, sehingga menciptakan tekanan net negative terhadap pasar secara keseluruhan.

Di tengah kondisi tersebut, terjadi pergeseran arus modal signifikan ke sejumlah emiten tertentu. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp15,65 miliar. Diikuti oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan beli bersih Rp9,83 miliar, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang mengantongi pembelian bersih Rp8,59 miliar. Selain itu, emiten seperti PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) juga menarik perhatian asing dengan beli bersih masing-masing Rp8,04 miliar dan Rp7,83 miliar.

Saham-saham lain yang menjadi target pembelian asing antara lain PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) dengan beli bersih Rp6,57 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) senilai Rp6,13 miliar, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) yang masing-masing mencatatkan beli bersih di atas Rp5 miliar. Pergerakan ini menunjukkan adanya seleksi intensif dalam aktivitas asing, dengan fokus pada sektor energi, properti, dan perbankan.

Di sisi lain, sejumlah saham blue chip menjadi sasaran penjualan asing paling besar. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai penjualan bersih mencapai Rp43,75 miliar. Sementara itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) masing-masing mencatatkan net sell asing sebesar Rp37,84 miliar dan Rp34,71 miliar. Emite lain seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Astra International Tbk (ASII) juga mengalami penjualan bersih asing di atas Rp20 miliar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya