Astra Perkuat Kendali di Astra Otoparts Lewat Tender Sukarela
Astra International menawarkan pembelian saham tambahan di Astra Otoparts dengan harga Rp3.600 per saham, meningkatkan kepemilikan hingga 84,947% tanpa mengganggu operasional dan menjaga free float minimal 15%.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 23.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Astra International Tbk (ASII) resmi mengumumkan rencana peningkatan kepemilikan saham di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui penawaran tender sukarela (VTO). Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja bisnis AUTO yang terus menunjukkan pertumbuhan stabil dan mampu menghasilkan arus kas positif secara konsisten. Penambahan saham ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Astra dalam memperkuat posisi dominan di sektor komponen otomotif.
Pembelian saham dilakukan dengan harga penawaran sebesar Rp3.600 per saham, dengan target akuisisi sebanyak 4,95% dari total saham AUTO. Jika seluruh saham yang ditawarkan berhasil diperoleh, total nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp858 miliar. Dengan pencapaian ini, kepemilikan ASII di AUTO akan naik dari sekitar 80% menjadi maksimal 84,947%, tetap menjaga status sebagai pemegang kendali tanpa mengubah struktur kepemilikan kontrol.
Dalam keterangan resmi, manajemen menegaskan bahwa transaksi tetap berjalan sesuai regulasi pasar modal Indonesia, termasuk tetap mempertahankan batas minimum free float sebesar 15%. Pendanaan dari kas internal perusahaan dilakukan tanpa mengganggu alokasi belanja modal dan tetap menjaga kesehatan neraca. Proses ini juga dipastikan tidak berdampak signifikan terhadap operasional, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha AUTO.
Rencana ini menunjukkan komitmen kuat Astra terhadap pengembangan bisnis AUTO sebagai bagian dari ekosistem otomotif yang terintegrasi. Dengan peningkatan kepemilikan, perseroan berharap dapat mempercepat inovasi dan efisiensi operasional di lini produksi suku cadang otomotif. Seluruh proses akan dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku di Bursa Efek Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Saham Grup Prajogo Anjlok, CUAN dan BREN Terpuruk Hampir 13%
Sejumlah emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu melemah tajam pada perdagangan Senin, dengan CUAN dan BREN turun hampir 13% di tengah tekanan pasar dan sentimen global.
12 Oktober 2026

Saham BIKE Tembus Batas ARA Usai Akuisisi 45% Tambang Batu Bara
Saham BIKE melonjak 24,77% ke level ARA Rp2.670 setelah resmi mengakuisisi 45% saham tambang batu bara di Kukar, dengan proyeksi pendapatan hingga US$84 juta per tahun.
12 Oktober 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.895, Tekanan Global Meningkat
Rupiah berakhir melemah 0,11% ke Rp17.895 per dolar AS pada Senin (12/10/2026), dipengaruhi tekanan global dan kekhawatiran geopolitik.
12 Oktober 2026

KB Bank Luncurkan Obligasi Subordinasi Rp500 Miliar dengan Bunga 9,3%
KB Bank menawarkan obligasi subordinasi senilai Rp500 miliar melalui PUB Tahap II, dengan tingkat bunga maksimal 9,3% per tahun dan jatuh tempo hingga 2033.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menteri Tenaga Kerja Jerman Mundur Usai Kematian Putri Tiri
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Warga Protes Proyek Sungai Raksasa, Tanah Leluhur Tenggelam
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Remaja 14 Tahun Tembak Kepala Sekolah di Prancis
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pemerintah Catat Keberhasilan Pemadaman Karhutla Lebih dari 80%
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Enam Stasiun Metro Ditutup Usai Aksi Protes Pemilu di Delhi
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

11 Tewas dalam Tabrakan Bus dan Truk di Turki Barat
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Indonesia Perkuat Peran di PBB dari Dalam
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Aset FTX Bangkit sebagai Pusat Data AI
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

