Indonesia Perkuat Peran di PBB dari Dalam
Indonesia berkomitmen memperbaiki tata kelola PBB dari dalam melalui reformasi yang menekankan transparansi, efektivitas, dan representasi negara berkembang.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia kini mengambil posisi strategis dalam mendorong transformasi sistem multilateral melalui pendekatan partisipatif dari dalam. Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar tuntutan eksternal, melainkan upaya nyata untuk mengubah struktur dan kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa agar lebih akuntabel dan inklusif. Dalam pernyataan resmi seusai pelantikan, ia menekankan bahwa Indonesia tidak lagi hanya mengajukan tuntutan dari luar, tetapi ikut membangun sistem dari dalam melalui kontribusi aktif.
Salah satu fokus utama adalah peran Indonesia dalam Dewan Auditor PBB, yang telah dijalani secara berkelanjutan sejak 2022. Peran ini diperkuat dari era Menlu Retno Marsudi hingga dilanjutkan oleh Sugiono, dan kini dijalankan secara optimal oleh Tata. Dengan keanggotaan tersebut, Indonesia bertekad memastikan kepatuhan terhadap standar akuntabilitas, transparansi keuangan, serta pengelolaan aset organisasi PBB secara profesional.
Indonesia juga mengusung ambisi besar dengan mencalonkan diri sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030. Tujuan pencalonan ini adalah memperkuat keterwakilan negara-negara berkembang dalam pengambilan keputusan global mengenai perdamaian dan keamanan internasional. Tata menegaskan bahwa reformasi tidak hanya berfokus pada struktur, tetapi juga pada prinsip: efisiensi, demokrasi, dan representasi yang seimbang.
Dalam kerangka diplomasi yang lebih luas, Indonesia tetap menjunjung tinggi politik luar negeri bebas aktif, tanpa memilih blok, melainkan berpegang pada prinsip keadilan dan kepentingan nasional. Prioritas strategis mencakup ketahanan pangan, energi, transformasi digital, hilirisasi sumber daya alam, serta kedaulatan maritim. Selain itu, dukungan terhadap rakyat Palestina melalui bantuan kemanusiaan dan upaya pemulihan Gaza tetap menjadi komitmen utama.
Sejak 2024, Kementerian Luar Negeri telah menyelesaikan lebih dari 124.000 kasus perlindungan WNI di luar negeri, menunjukkan komitmen konkret terhadap keamanan dan hak warga negara. Tata menegaskan bahwa paspor Indonesia harus menjadi jaminan perlindungan di mana pun warga berada. Di tingkat regional, Indonesia juga mendorong ASEAN untuk lebih proaktif dalam menjaga perdamaian, memperkuat kepercayaan, dan menyelesaikan ketegangan di kawasan secara damai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Enam Stasiun Metro Ditutup Usai Aksi Protes Pemilu di Delhi
Otoritas Delhi menutup enam stasiun metro dan menerapkan pembatasan lalu lintas menyusul aksi protes massal terhadap revisi daftar pemilih yang menimbulkan kontroversi.
12 Oktober 2026

Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Bondowoso Hadapi Lonjakan Konsumsi
Pertamina memperkuat pasokan dan pengawasan BBM di Bondowoso pascakenaikan konsumsi hingga 20% dan hambatan distribusi akibat perbaikan infrastruktur.
12 Oktober 2026

Penerbangan Transit Dubai ke Riyadh dan Jeddah Dibatalkan Imbas Serangan di Bandara Riyadh
Pembatalan penerbangan transit dari Dubai ke Riyadh dan Jeddah terjadi akibat serangan di Bandara King Khalid, Riyadh, yang menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya, berdampak pada penumpang asal Indonesia melalui Bandara Soetta.
12 Oktober 2026

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Siap Guncang Bioskop Oktober 2026
Sekuel film horor Indonesia ini akan tayang serentak di seluruh bioskop mulai 8 Oktober 2026, menghadirkan ancaman kuno dan eksorsisme dalam skala lebih besar.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menteri Tenaga Kerja Jerman Mundur Usai Kematian Putri Tiri
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Warga Protes Proyek Sungai Raksasa, Tanah Leluhur Tenggelam
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Remaja 14 Tahun Tembak Kepala Sekolah di Prancis
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pemerintah Catat Keberhasilan Pemadaman Karhutla Lebih dari 80%
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

11 Tewas dalam Tabrakan Bus dan Truk di Turki Barat
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Aset FTX Bangkit sebagai Pusat Data AI
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Saham Grup Prajogo Anjlok, CUAN dan BREN Terpuruk Hampir 13%
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Saham BIKE Tembus Batas ARA Usai Akuisisi 45% Tambang Batu Bara
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

