Senin, 12 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Siap Guncang Bioskop Oktober 2026

Sekuel film horor Indonesia ini akan tayang serentak di seluruh bioskop mulai 8 Oktober 2026, menghadirkan ancaman kuno dan eksorsisme dalam skala lebih besar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Siap Guncang Bioskop Oktober 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Film horor terbaru asal Tanah Air, *Kuasa Gelap: Perjanjian Darah*, siap memanjakan penonton pada 8 Oktober 2026. Dengan durasi 117 menit dan klasifikasi R13, film produksi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini akan tayang secara eksklusif dalam format IMAX serta teknologi Magnify 8 di jaringan Cinépolis tertentu. Film ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan film pertama yang telah mencatat lebih dari 1,4 juta penonton di Tanah Air dan tersebar ke 53 negara.

Kisah berpusat pada dua tokoh utama, Romo Thomas yang kembali diperankan Jerome Kurnia, dan Romo Rendra, dibintangi Lukman Sardi. Keduanya kembali dipertemukan dalam misi eksorsisme yang jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Ancaman kali ini berasal dari Rephaim, entitas kuno yang terkait dengan perjanjian darah leluhur, yang menyebar melalui sebuah keluarga dan berpotensi merusak keseimbangan spiritual secara luas.

Dalam proses menghadapi kekuatan gelap tersebut, Romo Thomas dan Romo Rendra tidak hanya menghadapi makhluk supernatural, tetapi juga ujian iman, keteguhan hati, dan batas-batas keyakinan mereka. Cerita ini secara khusus menyelipkan tema pesugihan dan kontrak dengan kekuatan gelap sebagai inti konflik utama, menciptakan dinamika antara iman Katolik dan kepercayaan tradisional yang berakar dalam masyarakat.

Selain dua tokoh utama, film ini menampilkan sejumlah aktor ternama seperti Venly Arauna, Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, dan Faiz Vishal. Sutradara Rizal Mantovani kembali mengarahkan dengan skenario yang ditulis oleh Robert Ronny dan Andri Cahyadi, memperkuat narasi yang lebih dalam dan intens dibandingkan pendahulunya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya