Bank Mandiri Salurkan KUR Rp29,53 Triliun, Dorong Ekosistem UMKM Nasional
Penyaluran KUR hingga Agustus 2026 capai Rp29,53 triliun, menjangkau lebih dari 223 ribu debitur dengan fokus pada sektor produksi dan pangan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Hingga 31 Agustus 2026, Bank Mandiri telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp29,53 triliun, mencapai 72,03 persen dari target tahunan sebesar Rp41 triliun. Penyaluran ini menjangkau sebanyak 223.284 debitur UMKM di seluruh wilayah Indonesia, yang turut mendukung peningkatan kapasitas operasional dan skala bisnis pelaku usaha. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya bank dalam memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku ekonomi mikro dan kecil.
Dari total penyaluran, sebesar 64,48 persen atau Rp19,04 triliun dialokasikan ke sektor produksi, sementara sisanya 35,52 persen atau Rp10,48 triliun ke sektor nonproduksi. Sektor pertanian menjadi yang terbesar dengan alokasi Rp9,84 triliun, diikuti jasa produksi sebesar Rp6,47 triliun dan industri pengolahan sebesar Rp2,28 triliun. Perikanan juga mendapatkan perhatian signifikan dengan penyaluran mencapai Rp424 miliar, menunjukkan peningkatan tren keberlanjutan dalam sektor tersebut.
Bank Mandiri menekankan bahwa pembiayaan KUR diarahkan untuk mendukung rantai ekonomi yang berkelanjutan, mulai dari hulu hingga hilir. Dengan memperkuat sektor pangan dan produksi, bank berharap dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk peningkatan peluang di sektor perdagangan, jasa, pengolahan, dan distribusi. Hal ini sejalan dengan visi untuk membangun ekosistem usaha yang saling mendukung dan mendorong pertumbuhan inklusif.
Secara kualitas, penyaluran KUR tetap terjaga dengan tingkat non-performing loan (NPL) di bawah 1 persen. Sebanyak 157.839 debitur baru telah terakomodasi hingga Agustus 2026, mencapai 71,75 persen dari target tahunan 220.000 debitur. Sejak 2008 hingga 31 Agustus 2026, total penyaluran KUR mencapai Rp332,77 triliun kepada 3,81 juta debitur, mencerminkan konsistensi dalam menjalankan peran strategis sebagai institusi keuangan yang mendukung inklusi dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Nanang Hendarno Resmi Jabat Direktur Utama Telkom
Telkom menunjuk Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama dalam RUPST, menggantikan Dian Siswarini, dengan perubahan susunan direksi dan komisaris yang disetujui secara resmi.
30 September 2026

Danantara Siap Jadi Pemegang Saham BEI dengan Porsi 5–10 Persen
CEO Danantara memastikan perusahaan akan mengambil porsi saham BEI sekitar 5 hingga 10 persen dalam proses demutualisasi, setelah OJK terbitkan POJK 13/2026 sebagai dasar hukum.
30 September 2026

Gen Z Pilih Emas Kecil untuk Investasi
Generasi muda kini lebih memilih emas dalam gramasi kecil sebagai instrumen investasi, menyesuaikan daya beli yang terbatas namun tetap menjaga keamanan aset.
30 September 2026

Rp31 T Disiapkan untuk Stimulus Ekonomi Akhir Tahun
Pemerintah menyiapkan paket bantuan senilai Rp31 triliun untuk kuartal IV 2026 dan peluncuran program lanjutan hingga 2027.
30 September 2026
Berita Lainnya

Wawako Medan Pantau Progres Renovasi IGD RSUD Pirngadi
Rabu, 30 September 2026, 21.19 WITA

138 Tersangka dan 68 Perusahaan Disegel Akibat Karhutla
Rabu, 30 September 2026, 21.18 WITA

Lutut Sakit Parah? Pertimbangkan Knee Replacement dengan Teknologi Robotik
Rabu, 30 September 2026, 21.14 WITA

Batu di Trabzon Jadi Destinasi Wisata Setelah Salah Duduk di Sana
Rabu, 30 September 2026, 21.10 WITA

Enam Acara Akhir Pekan Seru di Jakarta 2-4 Oktober 2026
Rabu, 30 September 2026, 21.09 WITA

Infeksi Menyebabkan 2,3 Juta Kasus Kanker Baru Tahun Ini
Rabu, 30 September 2026, 21.08 WITA

Vietnam Persembahkan Gelar Pariwisata Asia untuk Keenam Kalinya
Rabu, 30 September 2026, 21.07 WITA

Pengalaman Menginap di Poke Ball, Hadiah Undian untuk Penggemar Pokémon
Rabu, 30 September 2026, 21.06 WITA

