BEI Hentikan Lelang Saham Bursa Mulai Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia memutuskan menghentikan pelelangan saham Bursa Efek Indonesia mulai Oktober 2026 sebagai bagian dari proses demutualisasi yang berlandaskan UU P2SK.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 09.03 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menghentikan rencana pelaksanaan pelelangan saham PT Bursa Efek Indonesia pada bulan Oktober 2026. Keputusan ini disampaikan melalui pengumuman resmi bernomor Peng-00076/BEI.ANG/09-2026, yang dikeluarkan pada 25 September 2026. Dalam dokumen tersebut, BEI menyatakan bahwa pelelangan saham Bursa yang seharusnya digelar pada 1 Oktober 2026 tidak akan dilangsungkan, serta menegaskan bahwa ke depan tidak akan ada lagi penyelenggaraan pelelangan saham Bursa.
Penghentian ini dilakukan sebagai bagian dari transformasi struktural yang sedang dijalankan BEI, khususnya dalam proses demutualisasi. Rencana ini sejalan dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), yang menetapkan bahwa kepemilikan saham BEI harus beralih dari bentuk koperasi ke struktur perusahaan terbuka dengan pemegang saham negara.
Sebelumnya, BEI rutin menyelenggarakan pelelangan saham Bursa untuk saham-saham yang belum dikeluarkan atau kembali dibeli oleh BEI sendiri. Dalam rencana lelang Oktober 2026, terdapat 11 lembar saham Bursa yang seharusnya masuk dalam daftar lelang. Pelaksanaan lelang sebelumnya direncanakan secara langsung di Ruang Rapat Utama Gedung BEI Tower 1, lantai 6, Jakarta, pada pukul 14.00 WIB, dengan opsi lelang daring bagi peserta yang telah terdaftar.
Kini, dengan penghentian pelelangan, langkah ini menjadi bagian dari perencanaan strategis menuju demutualisasi, di mana tiga lembaga negara diprioritaskan sebagai pemegang saham utama BEI: Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan BPI Danantara. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola dan kemandirian institusi pasar modal nasional dalam kerangka regulasi yang lebih transparan dan profesional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Asing Borong 10 Saham Ini Saat IHSG Melemah
Investor asing menunjukkan ketertarikan terhadap 10 saham unggulan meski IHSG turun ke level 6.298,61, dengan pembelian bersih mencapai miliaran rupiah.
26 September 2026

Yield AS Meningkat, Pasar Asia Beragam
Pergerakan bursa Asia dipengaruhi kenaikan yield obligasi AS ke level tertinggi sejak 2007, dengan pasar memantau data ekonomi AS menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed.
26 September 2026

Yield Obligasi AS Sentuh Rekor 22 Tahun, Tekanan Finansial Membesar
Imbal hasil obligasi AS jangka panjang melonjak ke level tertinggi dalam dua dekade, menandai tekanan besar pada pasar keuangan global akibat inflasi, harga energi tinggi, dan ekspektasi kebijakan moneter yang ketat.
26 September 2026

BI dan BCTL Perkuat Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital
Kerja sama antara Bank Indonesia dan Banco Central de Timor Leste memperluas jangkauan QRIS lintas negara ke Timor Leste, memperkuat konektivitas ekonomi regional.
26 September 2026
Berita Lainnya

Hongqi Perkuat Kehadiran di Indonesia dengan Dealer Pertama di Mampang
Sabtu, 26 September 2026, 09.19 WITA

Redmi Note 17 Dilengkapi Proteksi 36 Bulan untuk Pengguna Jangka Panjang
Sabtu, 26 September 2026, 09.09 WITA

Prabowo Cairkan Rp100,1 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatra
Sabtu, 26 September 2026, 09.08 WITA

Koperasi Desa Diminta Manfaatkan Fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 26 September 2026, 09.07 WITA

Tongke-Tongke Sinjai Berubah Jadi Pelabuhan Modern Berbasis Nelayan
Sabtu, 26 September 2026, 09.07 WITA

Singapura Bebaskan Petinggi Perusahaan dari Dakwaan Korupsi
Sabtu, 26 September 2026, 09.07 WITA

Warung Makan Gratis Sediakan 300 Porsi Harian untuk Warga
Sabtu, 26 September 2026, 09.06 WITA

PT CNI dan Pejabat ESDM Diduga Korupsi Nikel Rp401 Miliar
Sabtu, 26 September 2026, 09.06 WITA

