Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Pantau Pergerakan Saham KETR Akibat Volatilitas Ekstrem

Bursa Efek Indonesia memantau ketat saham KETR karena fluktuasi harga tak wajar, meski belum ada indikasi pelanggaran aturan pasar modal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 15.35 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
BEI Pantau Pergerakan Saham KETR Akibat Volatilitas Ekstrem📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) kini memperhatikan secara intensif aktivitas perdagangan saham PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) pasca terdeteksi pola pergerakan tidak lazim sejak Jumat, 11 September 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan terhadap para pemegang saham, terutama investor retail, dari potensi kerugian akibat volatilitas ekstrem yang tidak didukung oleh fundamental emiten.

Dalam keterbukaan informasi resmi, BEI mengonfirmasi adanya Unusual Market Activity (UMA) pada saham KETR. Meski pengumuman UMA tidak otomatis mengindikasikan pelanggaran aturan pasar modal, pihak bursa tetap mengawasi perkembangan transaksi secara mendalam. Tujuannya adalah memastikan transparansi dan keadilan dalam pasar, serta mencegah manipulasi harga yang dapat merusak kepercayaan publik.

Data pasar menunjukkan saham KETR mengalami penurunan tajam 5,76% ke level Rp900 per saham pada pembukaan perdagangan hari ini. Namun, dalam periode satu bulan terakhir, saham tersebut mengalami kenaikan signifikan sebesar 57,89%, meski secara year to date masih tercatat merosot 17,43%. Pergerakan ini menjadi sorotan karena tidak sejalan dengan kinerja operasional atau informasi publik yang tersedia.

BEI mengimbau investor untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Masyarakat diminta memantau respons resmi emiten terhadap permintaan klarifikasi dari bursa, mengevaluasi kinerja perusahaan secara menyeluruh, mempertimbangkan rencana tindakan korporasi yang belum disetujui RUPS, serta mengantisipasi berbagai skenario risiko yang mungkin muncul di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya