Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BEI Perbarui Kriteria IHSG, Eksklusi Saham HSC Mulai November 2026

BEI resmi mengecualikan saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi dari perhitungan IHSG mulai 2 November 2026, disertai penyesuaian jadwal dan mekanisme evaluasi indeks.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 19x dibuka
BEI Perbarui Kriteria IHSG, Eksklusi Saham HSC Mulai November 2026📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan signifikan dalam kriteria perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dengan efek berlaku mulai 2 November 2026. Salah satu perubahan utama adalah pengecualian saham yang termasuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari komposisi indeks. Keputusan ini diambil untuk memastikan representasi indeks yang lebih akurat dan berkelanjutan dalam mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya.

Penyesuaian ini mencakup perubahan jadwal evaluasi konstituen indeks, yang kini dilakukan secara berkala pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Hasil evaluasi baru akan berlaku efektif pada hari bursa pertama bulan Februari, Mei, Agustus, dan November—berbeda dari jadwal sebelumnya yang berlaku pada hari bursa pertama Januari, April, Juli, dan Oktober. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan keakuratan indeks secara periodik.

Selain itu, BEI mengesahkan mekanisme evaluasi insidental yang sebelumnya tidak diatur secara eksplisit. Dengan aturan baru, saham yang masuk atau keluar dari kategori HSC di luar jadwal rutin akan langsung ditinjau dan disesuaikan dalam IHSG secara otomatis. Hal ini mempercepat respons terhadap perubahan struktur kepemilikan yang signifikan, tanpa menunggu siklus evaluasi tahunan.

Metode penghitungan indeks tetap menggunakan pendekatan capped free float adjusted market capitalization weighted, yang menyesuaikan bobot saham berdasarkan kapitalisasi pasar dan proporsi saham yang tersedia untuk diperdagangkan oleh publik. Batas maksimum bobot per saham tetap diterapkan untuk mencegah dominasi satu emiten terhadap indeks secara berlebihan.

Dalam konteks dampak terhadap instrumen investasi, Direktur Pengembangan BEI menyatakan bahwa meskipun belum ada aturan khusus mengenai saham HSC dalam portofolio reksa dana, secara otomatis reksa dana yang mengikuti indeks utama BEI tidak akan memasukkan saham HSC ke dalam portofolio mereka. Ini menunjukkan komitmen BEI terhadap konsistensi dan kualitas indeks sebagai acuan investasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya