Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BGN Perkuat Pengawasan Dapur MBG dengan AI dan CCTV Terintegrasi

Badan Gizi Nasional mulai menguji coba sistem pengawasan dapur Makan Bergizi Gratis menggunakan CCTV terintegrasi dengan kecerdasan buatan untuk memastikan kepatuhan terhadap SOP.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka
BGN Perkuat Pengawasan Dapur MBG dengan AI dan CCTV Terintegrasi📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Badan Gizi Nasional (BGN) kini memperluas sistem pengawasan terhadap seluruh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerapkan teknologi kamera pengawas yang terhubung secara real-time ke pusat, dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI). Langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan standar kebersihan dan prosedur pengolahan makanan diterapkan secara konsisten di seluruh unit pelaksana.

Saat ini, semua dapur MBG telah dilengkapi perangkat CCTV, meski sebelumnya hanya digunakan untuk kebutuhan internal. Kini, BGN tengah menguji coba integrasi sistem tersebut di sekitar 70 titik, dengan fokus pada pemantauan proses operasional harian, mulai dari persiapan bahan, pengolahan makanan, hingga kebersihan peralatan. Teknologi AI akan membantu mengenali pelanggaran SOP secara otomatis, seperti penggunaan lantai untuk memotong sayuran atau tidak mencuci peralatan sesuai aturan.

Kepala BGN menegaskan bahwa sistem ini dirancang untuk menumbuhkan kedisiplinan dan akuntabilitas di semua lapisan, mulai dari relawan, kepala dapur, hingga mitra yayasan yang mengelola program. Dengan adanya notifikasi otomatis saat terjadi pelanggaran, pihak pengelola dapat segera melakukan koreksi. Hal ini juga menjadi alat untuk memperbaiki tata kelola dan mencegah praktik yang menyimpang dari ketentuan.

Tujuan utama dari penggunaan teknologi ini adalah menciptakan sistem yang transparan, terukur, dan responsif. Dengan memanfaatkan AI, BGN berharap dapat meminimalkan human error, meningkatkan kualitas makanan, serta memastikan bahwa setiap anak yang menerima MBG mendapatkan pangan yang aman, bergizi, dan sesuai standar nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya