Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BI Perluas Digitalisasi Pembayaran untuk Dorong Daya Beli

Bank Indonesia memperluas digitalisasi sistem pembayaran di pemerintah daerah dan ritel, menargetkan peningkatan daya beli melalui efisiensi transaksi dan inklusi keuangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 15.42 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 6x dibuka
BI Perluas Digitalisasi Pembayaran untuk Dorong Daya Beli📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Bank Indonesia terus mempercepat transformasi digital dalam sistem pembayaran untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung kenaikan daya beli masyarakat. Langkah strategis ini mencakup integrasi digital di lingkungan pemerintah daerah, dengan 518 unit pemerintah daerah — atau 94,9 persen dari total — telah menerapkan sistem pembayaran digital. Gubernur BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari upaya mendukung pencapaian Asta Cita, yaitu tujuan transformasi ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Pengembangan infrastruktur digital juga menjangkau sektor ritel dan UMKM. Program QRIS telah menjangkau lebih dari 47 juta merchant dengan pertumbuhan tahunan mencapai 13,38 persen, sementara jumlah pengguna mencapai 69,32 juta, tumbuh 23,26 persen dari tahun sebelumnya. Penyebaran sistem ini diharapkan mampu memperluas akses keuangan dan mempercepat arus transaksi di seluruh lapisan masyarakat.

Di sisi lain, infrastruktur pembayaran digital lainnya terus diperkuat. Transaksi melalui sistem SNAP telah mencapai 2,69 miliar hingga Agustus 2026, tumbuh 67,12 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, BI FAST mencatatkan 549 juta transaksi ritel, dengan rencana pengembangan versi baru untuk meningkatkan skalabilitas dan keandalan. Modernisasi sistem BI RTGS juga sedang dipersiapkan guna mendukung transaksi besar dengan kecepatan dan keamanan tinggi.

Kehadiran Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang telah dicetak sebanyak 32.457 unit menjadi salah satu bentuk dukungan pembiayaan digital, menandai upaya BI dalam mendorong inklusi keuangan. Dengan sinergi antara berbagai sistem pembayaran seperti SNAP, BI Fast, dan BI RTGS, BI berkomitmen membangun ekosistem keuangan yang terintegrasi, aman, dan inklusif, sejalan dengan visi penguatan ekonomi digital nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya