Indonesia Mundur dari Final Estafet Gaya Ganti Putri Asian Games 2026
Tim renang estafet putri Indonesia harus menarik diri dari final 4x100m gaya ganti akibat cedera paha yang dialami perenang Adellia.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim renang estafet putri Indonesia secara resmi memutuskan mundur dari babak final nomor 4x100 meter gaya ganti pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keputusan ini diumumkan melalui saluran resmi Akuatik Indonesia, setelah perenang Adellia mengalami kram parah pada otot paha kanan dan kiri saat bersiap mengikuti lomba. Cedera tersebut muncul setelah ia menyelesaikan lomba 200 meter gaya dada putri sebelumnya, yang menghambat kemampuannya untuk tampil di final.
Adellia menyampaikan permohonan maaf secara langsung melalui unggahan video. Ia menjelaskan bahwa kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan, meskipun sangat berharap dapat berkontribusi bersama tim. “Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan rekan-rekan tim karena saya tidak bisa hadir di final. Kram yang saya alami kemarin sangat mengganggu, dan saya tidak bisa melanjutkan dengan aman,” ujarnya dalam rekaman yang tersebar luas.
Formasi tim yang awalnya terdiri dari Flairene Candra (gaya punggung), Adellia (gaya dada), Nadia Aisha Nurazmi (gaya kupu-kupu), dan Adelia Chantika Aulia (gaya bebas) tidak bisa tampil karena absennya satu anggota utama. Hasil kualifikasi sebelumnya menempatkan Indonesia di posisi kedelapan dengan catatan waktu 4 menit 15,90 detik, berada di bawah China yang menempati posisi teratas dengan waktu 4 menit 00,79 detik. Di babak penyisihan, Indonesia bersaing melawan tim kuat seperti China, Korea Selatan, Hong Kong, Singapura, dan Mongolia.
Karena mundurnya tim Indonesia, kuota final diberikan kepada tim Makau yang menempati peringkat kedua dalam heat 1 dengan catatan waktu 4 menit 19,84 detik. Keputusan ini menutup harapan Indonesia untuk meraih medali di nomor tersebut, meski sebelumnya berhasil meloloskan diri ke babak final melalui performa stabil di babak kualifikasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Tonton Videonya
Berita Terkait

QRIS Capai 67 Juta Pengguna, Tunai Masih Diperlukan di Daerah Tertinggal
Sebanyak 67 juta orang kini menggunakan QRIS, namun uang tunai tetap menjadi pilihan utama di wilayah terdepan dan terluar yang belum tersentuh infrastruktur digital.
26 September 2026

Penemuan Harta Karun Emas 16 Kg di Sawah Klaten
Petani Klaten menemukan harta karun emas 16 kilogram saat menggali sawah untuk perbaikan irigasi, hasil temuan yang kini menjadi arkeologi terbesar di Indonesia.
26 September 2026

Kekayaan Rp867 Triliun Diserahkan ke Yayasan Tanpa Ahli Waris
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal tanpa keturunan, meninggalkan aset senilai US$49 miliar yang akan dikelola oleh yayasan filantropi yang didirikannya.
26 September 2026

Lebak Bulus Dijadikan Kawasan Park and Ride Skala Besar
MRT Jakarta berencana mengembangkan Lebak Bulus sebagai kawasan park and ride bertaraf besar untuk mengurangi kemacetan di pusat kota.
26 September 2026
Berita Lainnya

Paspor Dibungkus Alumunium, Apakah Benar Cegah Pencurian Data?
Sabtu, 26 September 2026, 17.53 WITA

Makanan Sehat untuk Hamster: Panduan Lengkap dari Pelet hingga Camilan
Sabtu, 26 September 2026, 17.50 WITA

SIM Wajib Diperpanjang Tiap 5 Tahun, Bukan Karena Administrasi
Sabtu, 26 September 2026, 17.48 WITA

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Berlanjut Hingga Desember 2026
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mobil-mobil Legendaris Dihentikan Produksi, Harga Bekasnya Masih Kompetitif
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mengisi Baterai Semalaman: Aman atau Berisiko?
Sabtu, 26 September 2026, 17.45 WITA
Penyu Laut Langka Bertelur di Pantai California, Pertama Kali Diamati Secara Alami
Sabtu, 26 September 2026, 17.39 WITA

Australia Bentuk Satgas Tangani Akses AI Ilegal ke Data Kesehatan
Sabtu, 26 September 2026, 17.37 WITA



