Selasa, 13 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

BRILink Agen Capai 1,06 Juta, Jangkau 80 Persen Desa di Indonesia

Sebanyak 1,06 juta agen BRILink menjangkau lebih dari 60 ribu desa hingga September 2026, mendukung inklusi keuangan dan ekonomi lokal melalui layanan digital terdepan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
BRILink Agen Capai 1,06 Juta, Jangkau 80 Persen Desa di Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Di tengah momentum Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat komitmennya dalam menyediakan akses keuangan yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Melalui jaringan BRILink Agen yang tersebar hingga ke pelosok desa, BRI mendorong masyarakat untuk lebih terlibat dalam ekosistem keuangan formal, sekaligus meningkatkan literasi digital secara bertahap.

Hingga akhir September 2026, jumlah agen BRILink mencapai 1,06 juta, menjangkau lebih dari 60 ribu desa—setara dengan sekitar 80 persen total desa di tanah air. Jaringan ini tidak hanya menjadi sarana transaksi, tetapi juga menjadi pusat layanan keuangan yang terjangkau bagi masyarakat pedesaan. Total transaksi yang tercatat mencapai sekitar 750 juta transaksi dengan volume mencapai Rp1.270 triliun, menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam aktivitas keuangan digital.

Kehadiran agen BRILink di wilayah terpencil memiliki dampak signifikan dalam memudahkan akses layanan dasar seperti pembayaran tagihan listrik, air, BPJS Kesehatan, pembelian pulsa, hingga cicilan kredit. Selain itu, agen juga memfasilitasi layanan lebih luas seperti pembukaan rekening tabungan, pengajuan pinjaman mikro, asuransi, penarikan uang dari kiriman luar negeri, serta pembelian tiket transportasi darat dan laut. Keberadaan mereka memperkuat keterlibatan ekonomi masyarakat lokal dalam sistem keuangan formal.

Dalam upaya menumbuhkan ekonomi lokal, BRI terus mendorong agen BRILink untuk berkembang melalui program peningkatan kapasitas. Sebanyak 59 ribu agen telah mencapai kategori Jawara dan Juragan—tingkatan dengan pendapatan berbasis fee tertinggi—yang menandakan transformasi dari penjual kecil menjadi pelaku usaha mandiri. Program ini tidak hanya meningkatkan penghasilan individu, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat komunitas.

Dari sisi bisnis, kinerja BRILink Agen mencatatkan kontribusi signifikan terhadap kinerja BRI. Hingga September 2026, agen menghasilkan fee-based income sebesar Rp1,3 triliun dan mendukung penghimpunan dana murah (CASA) sebesar Rp32 triliun. Dengan demikian, jaringan BRILink bukan hanya alat inklusi keuangan, tetapi juga pilar strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya