Demo Kecoa Tuntut Mundurnya Ketua KPU India
Puluhan aktivis gerakan pemuda India ditangkap usai menerobos Jantar Mantar untuk menuntut pengunduran diri Ketua KPU terkait revisi daftar pemilih yang disebut merugikan kelompok minoritas.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Puluhan anggota gerakan pemuda yang mengatasnamakan Cockroach Janta Party (CJP) ditangkap oleh polisi Delhi setelah menyusup ke kompleks Jantar Mantar, observatorium bersejarah yang kerap menjadi pusat demonstrasi. Mereka menuntut Ketua Komisi Pemilihan Umum India, Gyanesh Kumar, mundur dari jabatan menyusul revisi daftar pemilih yang dinilai menguntungkan Partai Bharatiya Janata (BJP). Aksi tersebut terjadi setelah sebelumnya upaya demonstrasi akhir pekan gagal dilakukan karena penghalangan aparat.
Aksi massa yang berlangsung sejak awal bulan ini terus memanas, dengan ribuan demonstran dari kelompok oposisi dan pendukung CJP menggelar aksi hampir setiap hari. Mereka menilai proses revisi daftar pemilih—yang menghapus lebih dari 130 juta nama—berpotensi merugikan pemilih Muslim dan kelompok minoritas lainnya, yang cenderung tidak mendukung BJP. Dari total penghapusan, sekitar 28 juta nama dihapus karena meninggal, 63 juta karena pindah alamat, dan 30 juta lainnya tidak dapat dilacak secara digital.
Komisi Pemilihan Umum membantah tudingan bias, menegaskan bahwa warga yang terhapus dari daftar tetap bisa mendaftar ulang. Sementara itu, pihak BJP menilai upaya oposisi sebagai upaya merusak kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang sah. Polisi Delhi juga mengumumkan penutupan Jantar Mantar sebagai lokasi resmi demonstrasi, dan menyiapkan tiga lokasi alternatif untuk aksi protes ke depan.
Pendiri CJP, Abhijeet Dipke, menyatakan bahwa perlawanan tidak bisa ditekan secara paksa. Ia menegaskan bahwa tindakan menyusup ke Jantar Mantar merupakan bentuk penolakan terhadap pengabaian suara rakyat. Dalam siaran langsung, sekitar belasan relawan berhasil melompati pagar dan mengibarkan bendera India sambil meneriakkan slogan sebelum ditangkap. Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah pasti tersangka dan proses hukum yang akan dijalani.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Satgas P2BBL Diresmikan untuk Hentikan Penyelundupan Benih Lobster
Pemerintah resmikan Satgas P2BBL untuk mengatasi penyelundupan benih lobster yang merugikan negara hingga Rp40 triliun per tahun dan menghambat kesejahteraan nelayan serta pembudidaya lokal.
13 Oktober 2026

Ruben Onsu Laporkan Dua Kasus Terkait Akses Ilegal dan Penyebaran Video Pribadi
Ruben Onsu melaporkan dua kasus ke Polda Metro Jaya, termasuk dugaan peretasan akun email anak dan penyebaran rekaman video call yang diduga diedit tanpa izin.
13 Oktober 2026

Sarwendah Gugat Ruben soal Cicilan Rumah Rp300 Juta/Bulan
Sarwendah menggugat Ruben Onsu atas wanprestasi terkait pembayaran cicilan dua rumah yang masih menjadi agunan, dengan total kewajiban mencapai Rp12 miliar.
13 Oktober 2026

Aktris Selma Blair Didaftarkan atas Tuduhan Kekerasan di Bandara JFK
Aktris Selma Blair didakwa dua kali atas tindakan kekerasan terhadap petugas polisi dan tenaga medis setelah insiden di pesawat dan saat dibawa ke rumah sakit, dengan pengacara menyebut kondisi kesehatan sebagai faktor utama.
13 Oktober 2026
Berita Lainnya

Cook Kunjungi China, Tekankan Komitmen Rantai Pasok dan Inovasi
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.33 WITA

Nadella Soroti Kebutuhan Rem Darurat untuk AI Canggih
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Wilayah Sulawesi Tenggara Waspadai Kekeringan Akhir Oktober
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Apple Siap Luncurkan MacBook Pro Layar Sentuh Pertama
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

Sistem Cerdas Pantau Transaksi CPO, Pajak Tak Lagi Terlewat
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.32 WITA

AI Dorong Revolusi Pengawasan Pajak di Indonesia
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.31 WITA

Pemerintah Rancang Peta Bahan Baku Bioetanol Nasional
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.31 WITA

Buruh Siap Gelar Aksi Serentak Dorong Kenaikan Upah 2027
Selasa, 13 Oktober 2026, 15.31 WITA

