Bus Listrik Hidrogen Prototipe dari Polines Siap Uji Coba
Politeknik Negeri Semarang meluncurkan prototipe bus listrik berbahan bakar hidrogen dengan kapasitas jangkauan 400 km dan waktu pengisian 6–8 jam, sebagai langkah inovasi transportasi berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 18x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Politeknik Negeri Semarang berhasil menyelesaikan pengembangan prototipe bus listrik berbasis hidrogen sebagai solusi transportasi ramah lingkungan untuk kawasan kampus, pariwisata, dan industri. Inovasi ini dikembangkan dengan pendekatan sinergis melalui hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dengan fokus pada integrasi teknologi baterai dan fuel cell hidrogen untuk menunjang efisiensi energi.
Sistem penggerak utama menggunakan motor PMSM berdaya 15 kW dengan tegangan DC 96 V, dilengkapi baterai LiFePO4 96 V 250 Ah yang menyimpan energi sekitar 24 kWh. Selain itu, bus diperkuat oleh fuel cell PEM berdaya 1 kW pada jalur 48 V, konverter DC-DC 48 V ke 12 V, serta baterai 12 V untuk mendukung sistem pendukung seperti lampu, klakson, wiper, dan ECU.
Menurut Ketua Tim Inventor, Prof. Ir. Yusuf Dewantoro Herlambang, proses pengembangan memakan waktu sekitar dua bulan dan menghasilkan kendaraan yang mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer dengan durasi pengisian daya antara 6 hingga 8 jam. Keunggulan utama teknologi ini terletak pada reaksi kimia antara hidrogen dan oksigen yang menghasilkan listrik tanpa pembakaran, mencapai efisiensi sekitar 60 persen lebih tinggi dibanding mesin konvensional.
Dukungan dari mitra internasional, termasuk Prof. Ir. Dr. Edy Herianto Majlan dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), menilai inovasi ini selaras dengan tren global dalam teknologi otomotif, seperti model Mirai dari Toyota dan Hyundai. Ia menekankan perlunya kesiapan infrastruktur pendukung, mulai dari produksi, penyimpanan, distribusi, hingga pengisian hidrogen. Inovasi ini diharapkan menjadi fondasi riset strategis di bidang kendaraan listrik, kontrol sistem, dan manajemen energi, menjelang tahap uji performa dan keselamatan sebelum komersialisasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

