Kamis, 17 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Buser 77 Gagalkan Jaringan Curanmor, Amankan Penadah Setelah Bekuk Tiga Pelaku Lapangan

Operasi Buser 77 berhasil menggagalkan jaringan pencurian kendaraan bermotor dengan menangkap tiga eksekutor dan seorang penadah di Sulawesi Tenggara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Tim Buser 77 berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi secara sistematis di wilayah Sulawesi Tenggara. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan intensif, petugas berhasil menangkap tiga orang yang bertugas sebagai pelaku lapangan, termasuk satu di antaranya yang memiliki riwayat pidana sebelumnya. Penangkapan dilakukan secara terpisah namun terkoordinasi, menunjukkan keterpaduan operasional yang tinggi.

Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga pelaku diketahui telah melakukan puluhan aksi pencurian kendaraan sejak awal tahun. Mereka bekerja dengan pola seragam, memilih kendaraan yang terparkir di lokasi terpencil dan tanpa pengawasan. Setelah berhasil mencuri, kendaraan langsung dikirim ke lokasi penyimpanan yang berada di luar kota. Proses ini didukung oleh jaringan penadah yang memfasilitasi pengalihan kendaraan hasil curian ke pasar gelap.

Puncak operasi terjadi ketika tim Buser 77 mengamankan seorang penadah berinisial M yang diduga menjadi penghubung utama antara pelaku lapangan dan pembeli kendaraan curian. Dari penangkapan ini, polisi menyita sejumlah kendaraan hasil curian yang belum sempat dijual serta alat-alat pendukung seperti kunci T dan alat pembobol. Penadah tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal terkait penerimaan barang hasil kejahatan.

Operasi ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis intelijen dan kolaborasi antarunit dalam menekan angka kriminalitas di bidang pencurian kendaraan. Kepolisian menegaskan bahwa upaya pemberantasan sindikat curanmor akan terus dilanjutkan, termasuk melakukan pemetaan lokasi rawan dan peningkatan patroli di area strategis. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya