Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Cabai Naik Tajam Akibat Kemarau, Pedagang dan Konsumen Terdampak

Harga cabai rawit merah mencapai Rp85 ribu per kilogram di Tangerang karena kemarau ekstrem yang merusak produksi di daerah penghasil.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Cabai Naik Tajam Akibat Kemarau, Pedagang dan Konsumen Terdampak📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kenaikan tajam harga cabai terjadi di Pasar Gudang Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, seiring meluasnya dampak kemarau ekstrem terhadap sektor pertanian. Harga cabai rawit merah kini mencapai Rp85 ribu per kilogram, melonjak dari posisi normal sebelumnya di kisaran Rp60 ribu. Sementara itu, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan signifikan, dari harga normal Rp40 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.

Kenaikan tersebut disebabkan oleh kondisi iklim yang tidak mendukung proses tanam dan panen di wilayah pemasok utama, terutama Jawa Barat. Petani di daerah tersebut melaporkan sejumlah tanaman mati akibat kekeringan, bahkan terjadi gagal panen secara luas. Hal ini menyebabkan pasokan cabai menurun drastis, sehingga harga di pasar menanjak secara cepat.

Pedagang seperti Soleh (46) mengaku pendapatan menurun hingga 30 persen karena konsumen menyesuaikan belanja akibat harga yang tinggi. Banyak pembeli yang mengurangi jumlah pembelian, dari satu kilogram menjadi hanya seperempat atau setengah kilogram. “Orang yang biasa beli sekilo sekarang cuma beli sedikit, karena tidak mampu membeli dalam jumlah banyak,” ungkapnya.

Konsumen pun merasakan tekanan ekonomi. Tanti (37), salah satu pembeli, menyatakan kenaikan harga membuatnya harus membatasi penggunaan cabai di rumah. “Saya harus mengurangi karena kebutuhan lain juga banyak, apalagi untuk anak-anak,” ujarnya. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga dan menjaga kelancaran pasokan selama musim kemarau berlangsung.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Pangan Lokal Jadi Fondasi Ketahanan Nasional
Nasional

Pangan Lokal Jadi Fondasi Ketahanan Nasional

Pemerintah mempercepat diversifikasi pangan berbasis kekayaan hayati lokal melalui Perpres 81/2024, dengan fokus pada pemanfaatan 2.564 spesies tumbuhan dan penguatan ekonomi daerah melalui inovasi produk olahan.

29 September 2026

Berita Lainnya