Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Penulis novel James Bond, Charlie Higson, menilai Jack Lowden tidak layak memerankan agen 007 karena kurang meyakinkan dalam adegan fisik, menekankan pentingnya kredibilitas aksi dalam karakter ikonik tersebut.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Charlie Higson, pencipta kisah James Bond dalam versi novel terbaru, secara tegas menyatakan bahwa Jack Lowden bukan pilihan yang tepat untuk menggantikan Daniel Craig sebagai agen rahasia 007. Dalam wawancara terbaru, ia menyoroti kekurangan Lowden dalam memainkan adegan pertarungan jarak dekat, yang dinilai menjadi ciri khas utama karakter Bond sejak era Craig. Higson menegaskan bahwa penonton harus merasa yakin bahwa Bond benar-benar mampu menghadapi ancaman fisik secara realistis.
Ia membandingkan Lowden dengan Tom Hiddleston, yang sebelumnya juga dikabarkan masuk bursa calon Bond, dan menyebut keduanya memiliki kelebihan di bidang akting tetapi gagal membangun kesan sebagai petarung handal. Menurut Higson, kesan meyakinkan dalam kemampuan fisik adalah kunci utama agar audiens tetap terlibat secara emosional dengan tokoh Bond, terutama dalam adegan aksi intens.
Selain Lowden, Higson juga menyampaikan pandangan terhadap beberapa nama lain yang muncul dalam spekulasi. Ia menilai Jacob Elordi terlalu tinggi untuk sosok Bond yang diharapkan terlihat tangguh secara fisik. Sementara Callum Turner dinilai memiliki penampilan unik, meski hal itu bukan sesuatu yang harus dihindari. Namun, menurut Higson, keunikan penampilan tidak cukup jika tidak disertai kredibilitas dalam aksi.
Film James Bond terbaru diproyeksikan dibuat oleh Amazon MGM Studios dengan arahan Denis Villeneuve dan naskah dari Steven Knight, kreator serial Peaky Blinders. Meski belum ada pengumuman resmi mengenai pemeran utama maupun tanggal rilis, produser menyebut kemungkinan pengumuman akan dilakukan pada akhir tahun ini. Jika penayangan tertunda hingga Februari 2028, film ini akan mencatatkan jeda terlama dalam sejarah waralaba Bond, melebihi jeda enam tahun lima bulan antara film *Licence to Kill* (1989) dan *GoldenEye* (1995).
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Seorang kopilot warga Oman menyerang pilot pesawat Flydubai dengan kapak darurat, menyebabkan pesawat terjun bebas 5.200 meter sebelum berhasil dikuasai penumpang dan pilot cadangan.
5 Oktober 2026

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap, didampingi jajaran kepemimpinan negara dan perwakilan kementerian serta instansi terkait.
5 Oktober 2026

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap dengan mengusung tema TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.
5 Oktober 2026

Prabowo Resmikan Satuan Baru TNI dalam HUT ke-81
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 6 kodam, 30 brigade, dan ratusan satuan tempur dalam upacara HUT TNI ke-81 di Jakarta.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Pemerintah Jepang Protes Kematian Perempuan di Okinawa Akibat Anggota Marinir AS
Senin, 5 Oktober 2026, 12.08 WITA

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Senin, 5 Oktober 2026, 12.07 WITA

