Arrmanatha Nasir Dilantik Jadi Menlu RI, Pernah Bimbing Presiden PBB
Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri RI dalam reshuffle kabinet, menggantikan Sugiono yang kini menjabat Menko PMK, dengan rekam jejak diplomatik internasional yang telah teruji.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia dalam upacara di Istana Negara pada Kamis (1/10). Pelantikan ini merupakan bagian dari perombakan kabinet yang menempatkan Arrmanatha pada posisi strategis di jajaran kepemimpinan negara. Ia mengucapkan sumpah jabatan dengan tegas, menegaskan komitmen untuk menjunjung tinggi konstitusi, menjalankan tugas dengan integritas, dan berdedikasi penuh demi kepentingan bangsa dan negara.
Sebelum menjabat sebagai Menlu, Arrmanatha pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih, mengisi posisi yang sebelumnya dipegang oleh para pejabat senior. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Juru Bicara Kementerian Luar Negeri di bawah kepemimpinan Retno Marsudi, menunjukkan kedalaman pengalaman komunikasi publik dan diplomasi. Penugasan internasionalnya mencakup masa kerja di Perutusan Tetap RI di New York dari 2008 hingga 2012.
Pada periode 2010–2011, Arrmanatha menjabat sebagai penasihat ekonomi bagi Presiden Majelis Umum PBB ke-65, yang merupakan peran penting dalam menyusun arahan kebijakan ekonomi global di forum internasional. Pengalaman ini menunjukkan kematangan diplomasi ekonomi dan pemahaman mendalam terhadap mekanisme kerja PBB, yang diharapkan dapat mendukung kebijakan luar negeri Indonesia di tingkat global.
Dalam reshuffle ini, Prabowo menunjuk Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, menggantikan posisi Menlu yang ditempati oleh Arrmanatha. Keputusan ini mencerminkan strategi pembagian tugas yang menekankan spesialisasi dan pengalaman, dengan harapan memperkuat koordinasi antar kementerian dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ukraina Buka Ruang Diskusi Teknis Trilateral di UEA
Presiden Zelenskyy menyatakan kesiapan Kyiv mengikuti perundingan trilateral teknis yang diusulkan AS, dengan lokasi kemungkinan di Uni Emirat Arab sebelum akhir Oktober.
5 Oktober 2026

Prabowo Beri Tanda Kehormatan ke Pejabat TNI dan Tokoh Negara
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan Bintang Mahaputera Adipurna dan Adipradana kepada tokoh dan pimpinan TNI dalam peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap.
5 Oktober 2026

Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru dalam Peringatan HUT TNI ke-81
Presiden Prabowo Subianto resmikan enam Komando Daerah Militer baru serta 204 satuan TNI lainnya dalam perayaan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta.
5 Oktober 2026

Mendagri Ajak Sopir Truk Rayakan Peluncuran Gentengisasi di Purwakarta
Menteri Dalam Negeri bersama Menteri Perumahan dan PKP meresmikan 500 ribu keping genteng asal Purwakarta dalam rangkaian Program Gentengisasi yang mendukung keamanan, kesejahteraan, dan ekonomi lokal.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Jadwal Comeback Idola Kpop Oktober 2026 Diumumkan
Senin, 5 Oktober 2026, 12.27 WITA

Charlie Higson Tolak Jack Lowden Jadi Penerus James Bond
Senin, 5 Oktober 2026, 12.26 WITA

Tiket Final ASEAN Cup 2026 di Jakarta Ludes Terjual
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Charlotte Salawati, Tokoh Perempuan yang Dihapus dari Sejarah
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Kopilot Serang Pilot dengan Kapak, Pesawat Flydubai Terjun 5.200 Meter
Senin, 5 Oktober 2026, 12.15 WITA

Murid SD Pemalang Meninggal Dunia Diduga Akibat Kekerasan Kakak Kelas
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Influenza A Melonjak di Sulawesi Tenggara, Warga Keluhkan Gejala Berat
Senin, 5 Oktober 2026, 12.14 WITA

Pemerintah Jepang Protes Kematian Perempuan di Okinawa Akibat Anggota Marinir AS
Senin, 5 Oktober 2026, 12.08 WITA

