STNK Digital Sah Diperlihatkan Saat Razia
STNK digital resmi dinyatakan memiliki kekuatan hukum setara dengan STNK fisik saat diperiksa petugas di lapangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 09.14 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Korlantas Polri menegaskan bahwa STNK digital yang telah diluncurkan memiliki kedudukan hukum yang sama dengan dokumen fisik. Hal ini berlaku saat petugas melakukan pemeriksaan kendaraan di jalan raya, baik dalam operasi rutin maupun razia. Pemilik kendaraan diperbolehkan menunjukkan versi digital melalui perangkat ponsel tanpa harus membawa dokumen kertas.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo menjelaskan bahwa STNK digital merupakan salinan resmi dari STNK fisik yang berlaku secara sah. Dalam kondisi tertentu seperti lupa membawa dokumen atau kehilangan, pengguna dapat mengandalkan versi elektronik yang diunduh dari aplikasi resmi. Ini memberikan fleksibilitas tanpa mengurangi kewajiban hukum pemilik kendaraan.
Proses verifikasi di lapangan kini dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi Digital Korlantas. Petugas dapat memastikan keabsahan dokumen langsung dari layar ponsel pengendara. Dengan demikian, efisiensi pemeriksaan meningkat, sekaligus mengurangi potensi kesalahan data akibat dokumen yang rusak atau tidak lengkap.
Penggunaan sistem digital juga mendukung pengelolaan data kendaraan yang lebih akurat dan terkini. Korlantas mengimbau masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi resmi guna memanfaatkan layanan terintegrasi dan mempermudah akses layanan lalu lintas. STNK digital tidak menggantikan STNK fisik, melainkan beroperasi secara paralel sebagai alternatif yang sah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Agen Mata Uang Ilegal Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Konglomerat Zimbabwe Wicknell Chivayo dan istrinya meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di sekitar Harare, menimbulkan kehebohan lantaran rekam jejak bisnis kontroversial dan keterlibatannya dalam proyek pemerintah besar.
6 Oktober 2026

FBI Tangkap Wanita Diduga Mata-Mata China yang Intai Keluarga Pemimpin Taiwan
Seorang perempuan asal California ditangkap FBI karena diduga mengumpulkan data sensitif dari keluarga presiden Taiwan dengan tujuan menyebarkan informasi ke pemerintah Tiongkok tanpa izin.
6 Oktober 2026

MK Akan Baca Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran
Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan putusan perkara gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres 2024 pada malam ini, 6 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB.
6 Oktober 2026

3 Kombes Pol Resmi Jadi Brigjen Pol Usai Promosi Kapolri
Tiga Komisaris Besar Polisi resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi setelah dipromosikan oleh Kapolri dalam rotasi jabatan terbaru.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya
Aksi Protes Pelajar Prancis Picu Kericuhan dan Penutupan Sekolah
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.20 WITA

Yaman Mulai Operasi Militer Skala Besar Hadapi Houthi
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.17 WITA

DPR Minta Penyelidikan Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang Transparan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.12 WITA

Kejagung Sita Pesawat Diduga Terkait Korupsi MBG, BNPB Bantah Kaitan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.10 WITA

Polda Metro Jaya Periksa Kasus Penganiayaan Mahasiswa BEM UI di Tebet
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Investasi AI Melampaui Era Rel dan Dotcom, Tapi Imbal Hasil Belum Jelas
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

KPK Perdalam Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Unsoed
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Paman Gubernur Dilantik Jadi Sekretaris Dinas di Sumut
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

