KPK Perdalam Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Unsoed
KPK terus mendalami dugaan korupsi dalam proses seleksi mahasiswa baru jalur mandiri di Unsoed melalui pemeriksaan saksi dan penggeledahan di sejumlah lokasi.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan praktik penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), yang diduga melibatkan tindakan pemerasan. Pemeriksaan dilakukan terhadap tujuh orang, termasuk karyawan swasta, mahasiswa, notaris, pedagang, serta pejabat internal kampus seperti Wakil Rektor Bidang Akademik. Proses ini merupakan bagian dari pendalaman lebih lanjut atas dugaan adanya ketidaktransparanan dalam mekanisme seleksi yang berpotensi merugikan kepentingan umum.
Dari keterangan saksi yang diperiksa, penyidik memfokuskan pada prosedur pengelolaan kuota, kriteria kelulusan, dan alur penerimaan calon mahasiswa. Salah satu poin krusial yang disoroti adalah keterlibatan oknum yang diduga menerima uang dari calon mahasiswa dengan imbalan kelulusan. Pemeriksaan terhadap Wakil Rektor I merupakan yang keenam kalinya, menunjukkan intensitas dan kedalaman penyelidikan yang terus berlangsung. KPK juga telah melakukan serangkaian penggeledahan di enam lokasi berbeda, termasuk rumah sejumlah pejabat kampus, ruang kantor Sekda Banyumas, dan rumah guru SMA di Tasikmalaya yang diduga sebagai koordinator pengepul calon mahasiswa.
Dalam operasi tersebut, penyidik berhasil mengamankan sejumlah dokumen serta bukti elektronik yang terkait dengan penitipan calon mahasiswa ke dalam program akademik Unsoed. Salah satu temuan krusial adalah adanya Surat Edaran KPK tahun 2023 yang menekankan pentingnya transparansi dalam penentuan kuota dan kriteria kelulusan. Surat tersebut menjadi dasar bagi KPK dalam menilai kelalaian atau ketidakpatuhan terhadap standar penerimaan mahasiswa yang telah ditetapkan.
Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada 20 Agustus 2026 di Purwokerto dan Jakarta, yang kemudian diikuti pemeriksaan intensif terhadap sejumlah pihak. Hasilnya, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk Rektor Unsoed, Wakil Rektor III, Kepala Bagian Akademik, serta tiga pihak swasta yang diduga menjadi perantara dalam penerimaan uang dari calon mahasiswa. Keenam tersangka telah ditahan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
KPK menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi dalam sektor pendidikan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan. Proses penyelidikan tetap berjalan secara objektif, tanpa memandang posisi jabatan atau latar belakang individu. Tujuan utamanya adalah menegakkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan keadilan dalam sistem penerimaan mahasiswa, agar tidak terjadi eksploitasi terhadap calon peserta didik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Agen Mata Uang Ilegal Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Konglomerat Zimbabwe Wicknell Chivayo dan istrinya meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di sekitar Harare, menimbulkan kehebohan lantaran rekam jejak bisnis kontroversial dan keterlibatannya dalam proyek pemerintah besar.
6 Oktober 2026

FBI Tangkap Wanita Diduga Mata-Mata China yang Intai Keluarga Pemimpin Taiwan
Seorang perempuan asal California ditangkap FBI karena diduga mengumpulkan data sensitif dari keluarga presiden Taiwan dengan tujuan menyebarkan informasi ke pemerintah Tiongkok tanpa izin.
6 Oktober 2026

MK Akan Baca Putusan Gugatan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran
Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan putusan perkara gugatan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres 2024 pada malam ini, 6 Oktober 2026, pukul 20.00 WIB.
6 Oktober 2026

3 Kombes Pol Resmi Jadi Brigjen Pol Usai Promosi Kapolri
Tiga Komisaris Besar Polisi resmi naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal Polisi setelah dipromosikan oleh Kapolri dalam rotasi jabatan terbaru.
6 Oktober 2026
Berita Lainnya
Aksi Protes Pelajar Prancis Picu Kericuhan dan Penutupan Sekolah
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.20 WITA

Yaman Mulai Operasi Militer Skala Besar Hadapi Houthi
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.17 WITA

DPR Minta Penyelidikan Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang Transparan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.12 WITA

Kejagung Sita Pesawat Diduga Terkait Korupsi MBG, BNPB Bantah Kaitan
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.10 WITA

Polda Metro Jaya Periksa Kasus Penganiayaan Mahasiswa BEM UI di Tebet
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Investasi AI Melampaui Era Rel dan Dotcom, Tapi Imbal Hasil Belum Jelas
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Paman Gubernur Dilantik Jadi Sekretaris Dinas di Sumut
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.09 WITA

Golkar Ajukan PAW untuk Dua Anggota DPR ke KPU
Selasa, 6 Oktober 2026, 09.08 WITA

