Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Chery Indonesia Tunda Recall Omoda 5 Meski Malaysia Lakukan Penarikan

Chery Indonesia menyatakan belum melakukan recall Omoda 5 meski Malaysia menarik sejumlah unit akibat masalah as roda belakang, sambil menunggu hasil investigasi global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.08 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
Chery Indonesia Tunda Recall Omoda 5 Meski Malaysia Lakukan Penarikan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Chery Indonesia menegaskan tidak akan segera menggelar program recall untuk model Omoda 5 di Tanah Air, meskipun pihak Chery Auto Malaysia telah mengumumkan penarikan kembali kendaraan akibat insiden as roda belakang copot secara tiba-tiba. Perusahaan menegaskan bahwa keputusan tersebut masih menunggu hasil investigasi dari Chery global terkait akar masalah yang muncul di pasar Malaysia.

Hingga kini, Chery Indonesia tidak menerima laporan serupa dari konsumen di Indonesia, baik terkait kegagalan komponen as roda belakang maupun permasalahan lain yang menyebabkan kecelakaan. Perusahaan menekankan bahwa produksi Omoda 5 di Indonesia dilakukan melalui fasilitas perakitan mitra, Handal Indonesia Motor, berbeda dengan perakitan lokal di Malaysia, yang menjadi salah satu pertimbangan dalam kebijakan penanganan masalah.

Meski tidak meluncurkan recall resmi, Chery membuka peluang bagi pemilik Omoda 5 di Indonesia untuk melakukan pemeriksaan kendaraan secara gratis di bengkel resmi. Langkah ini dimaksudkan untuk memberikan keyakinan dan ketenangan kepada konsumen, dengan mengimbau mereka menghubungi layanan pelanggan atau datang langsung ke bengkel terdekat tanpa dipungut biaya.

Di Malaysia, sekitar 9.000 unit Omoda 5 telah diperiksa menyusul insiden kegagalan as roda belakang, dengan total 600 unit ditarik kembali akibat kesalahan kalibrasi mesin pengelasan pada komponen poros belakang dari salah satu vendor. Insiden tersebut bukan yang pertama, karena sebelumnya 60 unit produksi 15 Agustus 2023 telah diidentifikasi bermasalah.

Chery Indonesia menegaskan kembali bahwa keputusan terkait recall tetap akan diambil berdasarkan data dan temuan resmi dari pusat, bukan berdasarkan kejadian di pasar lain. Pihak perusahaan menekankan komitmen terhadap keselamatan konsumen dan transparansi, dengan tetap menjaga komunikasi aktif dengan pelanggan melalui saluran layanan resmi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya