CIMB Niaga Evaluasi Opsi Delisting Hadapi Ketentuan Free Float
Bank CIMB Niaga meninjau berbagai alternatif, termasuk privatisasi, untuk memenuhi aturan free float 15% di BEI, sambil tetap menjaga arus dividen bagi induk grup.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 56x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Bank CIMB Niaga Tbk. tengah melakukan penilaian menyeluruh terhadap berbagai opsi strategis guna memenuhi ketentuan free float minimal 15% yang berlaku di Bursa Efek Indonesia. Presiden Direktur Lani Darmawan menyatakan bahwa pihaknya saat ini dalam proses evaluasi terhadap beberapa skenario, termasuk penempatan saham kepada investor strategis dan privatisasi, seiring dengan komitmen untuk tetap menjalankan kewajiban regulasi.
Kondisi free float saat ini mencapai sekitar 8,5%, berdasarkan penggabungan saham masyarakat non warkat dan warkat. Pihak bank menekankan bahwa setiap langkah yang dipertimbangkan selalu melibatkan konsultasi langsung dengan regulator, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk memastikan kepatuhan dan keberlanjutan operasional.
Informasi mengenai kemungkinan delisting muncul setelah CIMB Group Holdings Bhd, induk perusahaan, menunjukkan minat untuk meninjau ulang posisi saham CIMB Niaga di pasar Indonesia. Menurut catatan riset dari CIMB Investment Bank Bhd, keputusan ini didorong oleh persepsi bahwa saham CIMB Niaga dinilai masih terlalu rendah di pasar saat ini. Namun, grup tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang bisnis di Indonesia, terutama di sektor wealth management, perbankan korporasi, perbankan syariah, dan konektivitas ASEAN.
Tiga opsi utama sedang dipertimbangkan: penempatan saham kepada investor strategis dengan valuasi yang layak, re-IPO, serta privatisasi sebagai langkah yang dianggap paling strategis dan realistis saat ini. Dalam skema privatisasi, dipertimbangkan juga mekanisme yang memungkinkan pemegang saham minoritas tetap mempertahankan kepemilikan saham mereka, sebagaimana diterapkan pada entitas CIMB Thai dan CIMB Bank Malaysia. Pemeliharaan aliran dividen ke induk grup menjadi prioritas utama dalam setiap pertimbangan strategis.
Pergerakan pasar menunjukkan reaksi positif terhadap isu tersebut. Saham BNGA melonjak 11,29% menjadi 1.730 pada sesi II perdagangan Rabu (21/10/2026), menandakan respons pasar terhadap ekspektasi perubahan struktur kepemilikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

