Dana Awal Rp50 Ribu untuk Rekening Warga dari APBN
Pemerintah mempertimbangkan pengalokasian anggaran Rp11 triliun dari APBN untuk memberi saldo awal Rp50 ribu pada rekening masyarakat melalui BRI dan BSI.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 11.30 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah sedang mengevaluasi kemungkinan membiayai saldo awal rekening sebesar Rp50 ribu bagi warga melalui anggaran APBN. Anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp11 triliun, berdasarkan asumsi 200 juta penduduk yang akan menerima rekening. Jumlah tersebut dihitung dari perkalian jumlah penduduk dengan nilai saldo awal, dan diklaim masih dalam kapasitas anggaran negara.
Proses pemberian rekening akan dilakukan secara otomatis kepada warga yang telah berusia 17 tahun dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Rekening tersebut akan dibuka berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan memanfaatkan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Pembukaan rekening akan ditangani oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Menteri Koordinator Perekonomian menegaskan bahwa alokasi anggaran masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan secara definitif. Ia menyatakan bahwa penyaluran dana akan dilakukan secara bertahap, bukan secara langsung menyeluruh di tahun anggaran ini. Hal ini memungkinkan penyesuaian dengan kondisi keuangan negara dan prioritas belanja tahunan.
Menteri Keuangan menyampaikan bahwa kemungkinan pendanaan dari APBN tetap terbuka, terlebih karena jumlah anggaran yang dibutuhkan dinilai tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan cadangan belanja negara yang masih tersedia. Ia menilai bahwa kebutuhan tersebut masih dapat ditampung dalam cadangan belanja yang dimiliki pemerintah, sehingga tidak perlu menambahkan anggaran baru.
Program ini bertujuan untuk memperluas inklusi keuangan dan memberikan akses awal terhadap layanan perbankan bagi generasi muda. Dengan rekening yang dibuka secara otomatis, diharapkan masyarakat dapat lebih terlibat dalam sistem ekonomi formal, serta mempermudah akses ke layanan keuangan digital dan program bantuan sosial di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Orang tua diminta meningkatkan proteksi anak dari abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau melalui tindakan preventif dan penanganan dini gejala pernapasan.
10 September 2026

APBN Tangguh Hadapi Lonjakan Harga Minyak
Menteri Keuangan menegaskan APBN masih aman meski harga minyak dunia menyentuh US$100 per barel, dengan defisit tetap di bawah 3% dan ruang fiskal cukup.
10 September 2026

10 Bank Mulai Uji Coba Pemungutan PPN Digital
Sepuluh lembaga perbankan resmi melaksanakan uji coba sistem pemungutan PPN atas transaksi digital luar negeri, sebagai langkah awal perluasan kebijakan pajak digital di Indonesia.
10 September 2026

Tunggal Jaya Investama Perkuat Kendali di IMPC Lewat Pembelian Saham Besar
Perusahaan yang mengendalikan Impack Pratama Industri memperbesar kepemilikan hingga 38,39% lewat pembelian 6,6 juta saham dengan harga rata-rata Rp1.465 per saham pada September 2026.
10 September 2026
Berita Lainnya

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


