Daya Beli Masih Terjaga, Konsumsi Tertahan di Tengah Perlambatan
Pemerintah menyatakan daya beli masyarakat tetap kuat berdasarkan kinerja emiten konsumer dan tren distribusi motor, meski belanja ritel menunjukkan perlambatan di sejumlah sektor.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 12.29 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 113x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah meyakini daya beli masyarakat tetap stabil meskipun terjadi pelambatan ringan dalam aktivitas belanja. Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menegaskan bahwa kinerja perusahaan sektor konsumer menjadi indikator utama, dengan proyeksi kenaikan laba hampir 6% pada kuartal III-2026. Meski tidak disebutkan secara eksplisit apakah angka tersebut berbasis tahunan atau bulanan, pernyataan ini menekankan bahwa tren ekonomi domestik tetap positif.
Data dari delapan emiten barang konsumsi mencatatkan pertumbuhan signifikan di kuartal III-2025, dengan PT Unilever Indonesia Tbk mencatat pendapatan Rp9,4 triliun, naik 12,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Di sektor transportasi, distribusi sepeda motor mencatat rekor tertinggi pada September 2026 dengan angka 654.343 unit, melampaui pencapaian Juli yang sebelumnya menjadi puncak tahun ini. Total penjualan domestik hingga September mencapai 5 juta unit, menunjukkan permintaan yang tetap kuat.
Namun, di sektor fesyen, kondisi berbeda terjadi. Meskipun aktivitas di pusat perbelanjaan tetap tinggi, transaksi penjualan pakaian belum menunjukkan kenaikan signifikan. Alphonzus Widjaja, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), menjelaskan bahwa hal ini merupakan bagian dari siklus normal ritel saat memasuki low season, di mana pembelian fesyen cenderung ditunda karena tidak mendesak.
Indeks belanja masyarakat menurut Mandiri Spending Index pada pekan kedua September 2026 berada di level 123,5, turun tipis dari 123,6 pada pekan sebelumnya. Penurunan mingguan sebesar 0,05% berlangsung selama empat pekan berturut-turut. Meski begitu, pertumbuhan tahunan belanja masih tercatat sebesar 6,3%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu (5,4%) dan tetap stabil di kisaran 6,1% sejak awal kuartal III.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

