Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Denza Resmi Berganti Nama Jadi Danza di Indonesia

BYD mengganti nama merek Denza menjadi Danza di Indonesia setelah kalah dalam sengketa merek dagang dengan PT Worcas Nusantara Abadi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.22 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Denza Resmi Berganti Nama Jadi Danza di Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan otomotif asal Tiongkok, BYD, secara resmi mengganti nama merek Denza menjadi Danza untuk operasional di pasar Indonesia. Keputusan ini menyusul putusan pengadilan yang menolak gugatan BYD terhadap kepemilikan merek Denza oleh PT Worcas Nusantara Abadi (WNA). Perubahan identitas merek telah terlihat sejak awal 2025, mulai dari akun media sosial resmi yang telah diperbarui dari Denza Indonesia menjadi Danza Indonesia.

Pergantian nama ini menjadi langkah strategis setelah BYD kehilangan perdebatan hukum terkait hak atas merek Denza. Gugatan yang diajukan BYD ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada Januari 2025 ditolak pada 28 April 2025. Majelis hakim menegaskan bahwa WNA memiliki hak eksklusif atas merek Denza karena telah mendaftarkan sejak 3 Juli 2023, lebih awal dari BYD yang baru mengajukan pendaftaran pada 8 Agustus 2024.

Putusan pengadilan menekankan prinsip first-to-file dalam hukum kekayaan intelektual Indonesia, yang menempatkan urutan pendaftaran sebagai penentu utama. Meskipun BYD mengklaim Denza merupakan merek global yang sudah dikenal di berbagai negara, hakim menyatakan bahwa keberadaan merek tersebut di Indonesia belum cukup kuat untuk dibuktikan sebagai merek terkenal dalam yurisdiksi nasional.

Sejak peluncuran mobil listrik Denza D9 pada 22 Januari 2025, BYD berupaya memperkuat eksistensi merek di pasar lokal. Namun, kalahnya dalam gugatan hukum memaksa perusahaan untuk menyesuaikan strategi. Perubahan nama menjadi Danza dianggap sebagai bentuk adaptasi terhadap realitas hukum yang berlaku di Tanah Air, tanpa mengubah arah ekspansi produk atau komitmen terhadap pasar kendaraan listrik premium.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya