Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026–2030

DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2030 setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026–2030📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - DPR RI secara resmi menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk masa jabatan 2026 hingga 2030 dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. Keputusan tersebut diambil dalam sidang yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani di kompleks parlemen Jakarta, menandai kelanjutan proses seleksi yang telah melalui serangkaian penilaian ketat oleh Komisi XI.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan apresiasi kepada tiga pejabat baru, termasuk Destry Damayanti, Aida S Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior, dan Solikin M Juhro sebagai Deputi Gubernur BI. Ia menekankan pentingnya komitmen integritas, tanggung jawab, dan amanah dalam menjalankan tugas di lembaga pengatur moneter nasional.

Proses penetapan berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang dilakukan Komisi XI pada 26–27 Agustus, dengan hasil disetujui secara bulat. Komisi XI menilai bahwa kehadiran pimpinan baru ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat arah kebijakan moneter, menjaga stabilitas ekonomi, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan bahwa tugas utama para pimpinan BI baru adalah mewujudkan cita-cita konstitusi melalui penguatan sektor keuangan, sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Ia menekankan perlunya implementasi kebijakan yang transparan, berbasis aturan, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja.

DPR RI juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja BI periode baru, demi memastikan kebijakan moneter berjalan sesuai harapan publik dan mendukung stabilitas ekonomi makro secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya