Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gelombang Tinggi Ancam Perairan Wakatobi dan Kabaena

BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Sultra, termasuk Wakatobi dan Kabaena, mulai 15 hingga 18 September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 22.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Gelombang Tinggi Ancam Perairan Wakatobi dan Kabaena📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini gelombang sedang di wilayah perairan Sulawesi Tenggara untuk periode 15 hingga 18 September 2026. Ketinggian gelombang diproyeksikan mencapai lebih dari 1,25 meter hingga maksimal 2,5 meter, berdampak pada keselamatan pelayaran dan aktivitas maritim di daerah tersebut.

Prediksi ini berdasarkan kondisi atmosfer yang menunjukkan dominasi angin dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 15 knot. Puncak kecepatan angin diperkirakan mencapai 20 knot atau setara skala Beaufort 5, terutama di wilayah Perairan Teluk Bone, Baubau, Laut Flores Selatan Buton, Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi.

Dalam rincian waktu, pada 15 September pukul 08.00 WITA hingga 16 September pukul 08.00 WITA, gelombang sedang berpotensi terjadi di Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Wakatobi bagian Timur, dan Laut Banda Timur Wakatobi. Pada 16 September 08.00 WITA hingga 17 September 08.00 WITA, wilayah terdampak meluas ke Perairan Wakatobi bagian Barat. Pada 17 September 08.00 WITA hingga 18 September 08.00 WITA, peringatan kembali berlaku di Teluk Bone Barat Kabaena.

BMKG mengimbau seluruh pihak yang beraktivitas di laut, termasuk nelayan, operator kapal, dan penyedia jasa transportasi laut, untuk tetap waspada dan mempertimbangkan risiko sebelum melaksanakan kegiatan. Langkah antisipatif seperti menunda perjalanan atau memilih rute alternatif dianjurkan demi meminimalkan potensi kecelakaan.

Informasi terkini mengenai prakiraan cuaca pelabuhan dan kondisi laut dapat diakses melalui saluran resmi BMKG Maritim serta situs Stasiun Meteorologi Maritim Kendari.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya