Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Digitalisasi Bansos dan Perlindungan Siber di Sulawesi Tenggara

Kementerian Komunikasi dan Digital memperluas akses digital melalui program perlindungan sosial, efisiensi UMKM, serta penindakan judi online dan penerapan PP TUNAS di wilayah Sulawesi Tenggara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 09.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 77x dibuka
Digitalisasi Bansos dan Perlindungan Siber di Sulawesi Tenggara📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Komunikasi dan Digital terus memperkuat akses digital di wilayah Sulawesi Tenggara melalui transformasi sistem bantuan sosial yang lebih transparan dan akurat. Digitalisasi program perlindungan sosial kini memungkinkan pendistribusian bantuan secara real-time, mengurangi potensi penyimpangan dan memastikan manfaat tepat sasaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerataan akses teknologi informasi di daerah terpencil.

Di sisi lain, penerapan sistem digital juga mendorong efisiensi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Dengan dukungan infrastruktur digital, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses pasar, melakukan transaksi, serta memanfaatkan layanan keuangan digital. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, pemerintah juga meningkatkan upaya perlindungan masyarakat di ruang digital. Penindakan terhadap aktivitas judi online dilakukan secara intensif, didukung oleh regulasi yang jelas, termasuk penerapan Peraturan Pemerintah tentang TUNAS (Tingkatkan Uang Nasional Anti Sistem). Langkah ini bertujuan menekan aktivitas ilegal yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi digital.

Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan menggabungkan inovasi teknologi, penguatan regulasi, dan peningkatan literasi digital, diharapkan masyarakat dapat lebih terlindungi dan berdaya dalam era digital.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya