Digitalisasi Parkir Tekan Pungli di Jakarta
Digitalisasi tata kelola parkir di tiga lokasi strategis berhasil menekan praktik pungli dan meningkatkan transparansi pengelolaan pendapatan daerah.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 27x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat sistem perparkiran berbasis digital untuk mengatasi maraknya praktik pungutan liar oleh juru parkir ilegal. Evaluasi terhadap penerapan parkir on street di tiga titik utama—Jalan KH. Agus Salim (Sabang), Pelataran Parkir IRTI Monas, dan Jalan Falatehan, Blok M—menunjukkan peningkatan signifikan dalam akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi tarif.
Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter, menegaskan bahwa sistem digital memberikan kepastian hukum bagi pengguna jalan. Dengan pembayaran yang tercatat secara otomatis, masyarakat tidak lagi rentan terhadap penagihan sewenang-wenang. Ia menekankan bahwa langkah ini bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga perlindungan terhadap hak warga sebagai pengguna jalan.
Dalam upaya mengekang kebocoran pendapatan daerah yang diperkirakan mencapai Rp5,4 miliar akibat praktik ilegal, pemerintah berencana memperluas sistem digital hingga seluruh wilayah ibu kota pada 2027. Pengembangan ini akan didukung dengan teknologi canggih seperti kamera pengawas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mendeteksi pelanggaran secara real-time dan memperkuat tata kelola secara keseluruhan.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Harmawan, menegaskan komitmen penuh untuk membenahi seluruh aspek pengelolaan parkir. Ia menyatakan bahwa digitalisasi bukan hanya alat pengendalian, tetapi juga instrumen strategis dalam membangun kota yang lebih teratur dan layak huni. Upaya ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berkelanjutan dan inklusif.
Penerapan sistem digital ini juga menjamin tidak adanya kenaikan tarif parkir, sehingga masyarakat tetap merasa dilindungi dari beban tambahan. Dengan pendekatan terukur dan berbasis data, langkah ini diharapkan menjadi model pengelolaan perparkiran yang dapat ditiru oleh daerah lain di Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sarmuji Ajak Tim Kemenperin Kerja Kolaboratif Tanpa Formalitas Berlebihan
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan pentingnya budaya kerja terbuka dan kolaboratif setelah sertijab, dengan meminta jajaran tidak memberi penghormatan berlebihan kepada dirinya maupun keluarganya.
3 Oktober 2026
Sarmuji Resmi Jabat Menperin, Janji Lanjutkan Reformasi Industri
Muhammad Sarmuji dilantik sebagai menteri perindustrian oleh Presiden Prabowo Subianto, menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita, dengan komitmen memperkuat sektor industri sebagai motor pertumbuhan ekonomi.
3 Oktober 2026

Kemenhub Jamin Tiket Pesawat Nataru 2026 Terjangkau
Kemenhub menegaskan harga tiket pesawat selama Nataru 2026 tetap terjangkau berkat stimulus PPN DTP dan penyesuaian biaya operasional lainnya.
3 Oktober 2026

Menhub Dukung Ekspansi Transjakarta ke Laut dan Udara
Menteri Perhubungan mendukung rencana pengembangan Transjakarta ke sektor laut dan udara sebagai bagian dari upaya peningkatan konektivitas transportasi di Jakarta.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Suahasil Belum Tetapkan Peran Spesifik Tiga Wamenkeu
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Geo Dipa Tetap di Kemenkeu untuk Dorong Ekosistem Hijau
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Inflasi Terkendali, Manufaktur Ekspansi, Neraca Perdagangan Surplus
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.50 WITA

Dua Perempuan di Bende Berjuang Melawan Sampah demi Kebersihan Lingkungan
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.49 WITA

Geo Dipa Siapkan Tiga Jalur Pendanaan untuk Ekspansi PLTP
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

Kemenko Baru Dorong Akselerasi Transisi Energi dan Hilirisasi
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

KAI Pastikan Impor KRL Bekas Jepang Melalui Hibah, Bukan Pembelian
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.48 WITA

Verity Gagal Wujudkan Potensi Thriller Psikologis
Sabtu, 3 Oktober 2026, 17.47 WITA

