Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Dolly Parton Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Penyakit Kronis

Legenda musik country Dolly Parton meninggal dunia pada usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan panjang melawan kanker, gangguan ginjal, dan autoimun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 14.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Dolly Parton Tutup Usia Setelah Berjuang Melawan Penyakit Kronis
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Dolly Parton, ikon musik country yang dikenal dengan suara khas dan karya abadi, meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di usia 80 tahun. Kepastian tersebut dikonfirmasi oleh perwakilan resmi setelah sang artis berjuang melawan berbagai kondisi medis kritis, termasuk kanker, gangguan ginjal, dan penyakit autoimun. Ia menghembuskan napas terakhir di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, dikelilingi oleh keluarga terdekat yang sangat dicintainya.

Pada Jumat, 21 Agustus, Parton dirawat di rumah sakit karena kondisi kesehatannya yang memburuk. Meski tengah menjalani perawatan, ia tetap aktif mengelola berbagai bisnis dan proyek filantropi. Dalam pernyataan terakhir yang dikutip media, ia menyampaikan tekad untuk tetap produktif, meski kehilangan suaminya, Carl Dean, yang meninggal pada Maret 2025. Keberadaan sang suami selama bertahun-tahun menjadi penopang emosional bagi artis yang dikenal dengan kehangatan dan integritasnya.

Sebelumnya, Parton sempat mengalami gangguan kesehatan serius, termasuk batu ginjal yang memaksa ia absen dari debut proyek Nightlight Expedition Dollywood pada September 2025. Ia juga tidak hadir dalam peresmian taman hiburan miliknya pada 14 Agustus 2026, menandai penurunan kondisi fisik yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kebijakan untuk tetap menjaga aktivitas kreatif meski sakit menjadi bukti semangat hidup yang tak pernah padam.

Kabar meninggalnya Dolly Parton pertama kali dibagikan oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui unggahan video di media sosial. Pernyataan resmi dari manajemen menyebut bahwa ia menghadapi perjuangan akhir dengan keberanian, meninggalkan warisan yang tak terlupakan. Dolly Rebecca Parton, yang lahir pada 1946 di Pittman Center, Tennessee, tumbuh dalam keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dan sering mengalami kelaparan. Namun, musik menjadi jalan keluar dari keterbatasan, sejak ia menulis lagu pertama pada usia 7 tahun dan mulai tampil di gereja kakeknya.

Karier Dolly Parton yang dimulai di Nashville pada 1964 membawa namanya ke puncak dunia musik. Hit seperti *Jolene*, *Coat of Many Colors*, dan *I Will Always Love You* tidak hanya menjadi fondasi popularitasnya, tetapi juga membentuk budaya pop global. Lagu yang awalnya ditulis sebagai perpisahan dari Porter Wagoner kini menjadi salah satu lagu paling ikonik sepanjang masa, terutama setelah dibawakan Whitney Houston dalam film *The Bodyguard*. Warisan karyanya tetap hidup melalui generasi, baik lewat musik maupun kepeduliannya terhadap pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya