Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp17 triliun untuk melanjutkan program bantuan pangan berupa beras hingga akhir tahun 2026. Dana ini akan digunakan untuk menyalurkan beras sebanyak 30 kilogram per keluarga penerima manfaat, dengan fokus pada masyarakat dari desil 1 hingga desil 4 yang jumlahnya mencapai lebih dari 33 juta orang. Penyaluran dilakukan sebagai respons terhadap tekanan ekonomi akibat dampak El Nino yang berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Penyelenggaraan bantuan pangan ini akan dilaksanakan melalui Perum Bulog sebagai lembaga penyalur utama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa keputusan teknis distribusi akan diatur secara detail oleh Bulog, termasuk mekanisme pengadaan, pendistribusian, dan pelacakan capaian penyaluran. Anggaran yang disiapkan mencakup seluruh kebutuhan logistik hingga penyaluran hingga akhir tahun depan.

Salah satu perubahan utama dalam mekanisme penyaluran adalah perubahan dari sistem bulanan menjadi distribusi satu kali dalam tiga bulan—Oktober, November, dan Desember. Usulan ini datang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan yang menilai bahwa penyaluran beras dalam jumlah 30 kg sekaligus akan lebih efisien dan mengurangi beban administrasi serta logistik dibandingkan penyaluran 10 kg per bulan. Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan.

Total volume beras yang akan disalurkan diperkirakan mencapai 900 ribu ton hingga mendekati satu juta ton. Dengan penyaluran yang terkonsentrasi, pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal, terutama di wilayah yang terdampak cuaca ekstrem. Penyediaan beras secara rutin ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan akses pangan bagi kelompok rentan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya