Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik

Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung hingga akhir pekan ini mengakibatkan turunnya hujan abu vulkanik di lima wilayah, meliputi Banten, sebagian Jawa Barat, DKI Jakarta, Lampung, dan Bengkulu. Paparan abu ini bukan sekadar gangguan ringan, karena partikelnya mengandung silika tajam yang dapat menyebabkan iritasi serius pada saluran pernapasan dan mata, terutama pada hewan peliharaan seperti anabul. Kondisi ini menuntut respons cepat dari pemilik untuk melindungi kesehatan hewan kesayangan.

Langkah utama yang disarankan adalah memastikan anabul tetap berada di dalam ruangan selama masa hujan abu. Akses keluar-masuk harus ditutup rapat agar partikel tidak masuk ke area tinggal. Jika harus membawa anabul keluar, gunakan tali pengikat atau kotak transportasi khusus, terutama untuk hewan berukuran kecil. Pelindung tambahan seperti baju atau alas kaki juga dapat meminimalkan abu yang menempel pada bulu dan kaki.

Bila anabul terpapar abu, segera bersihkan tubuhnya dengan kain lembap atau bilas secara perlahan. Hindari agar hewan tidak menjilat bagian tubuh yang terkena abu, karena partikel yang tertelan bisa merusak sistem pencernaan. Selain itu, wadah makan dan minum harus selalu tertutup dan diganti secara rutin untuk mencegah kontaminasi.

Pemilik juga diminta memantau gejala kesehatan anabul secara ketat, seperti batuk, bersin, mata berair, mata merah, atau kesulitan bernapas. Perilaku seperti menggaruk wajah atau lesu juga menjadi tanda peringatan. Pemeriksaan ke dokter hewan dianjurkan, terutama bagi hewan dengan riwayat penyakit kulit atau mata.

Sebagai antisipasi evakuasi darurat, siapkan tas darurat yang berisi perlengkapan dasar: makanan cadangan selama 3–7 hari, air minum, mangkuk, obat-obatan, dokumen medis, dan foto identitas hewan. Dengan persiapan ini, kesehatan dan keselamatan anabul tetap terjaga meski dalam kondisi darurat akibat aktivitas vulkanik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya