Empat Kategori Baru dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Pemerintah daerah dinilai berdasarkan empat kategori baru yang mencerminkan prioritas nasional, termasuk pengelolaan sampah, akses kesehatan, pendidikan, dan program perumahan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 01.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Kementerian Dalam Negeri kembali menggelar ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dengan pendekatan baru pada gelombang kedua. Penilaian kali ini diperluas meliputi empat kategori utama yang disesuaikan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan visi pembangunan nasional berbasis Asta Cita. Fokus utama kini berpindah dari indikator ekonomi tradisional ke aspek kesejahteraan rakyat dan keberlanjutan lingkungan, mencerminkan transformasi kebijakan yang lebih holistik.
Kategori baru yang diperkenalkan mencakup akses dan kualitas layanan kesehatan, akses penduduk terhadap pendidikan, implementasi Program 3 Juta Rumah, serta pengelolaan sampah dan lingkungan asri. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penerapan indikator ini merupakan respons langsung terhadap perintah Presiden, khususnya dalam konteks penanganan sampah dan penciptaan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Pengelolaan sampah dan lingkungan asri menjadi fokus utama karena telah menjadi perhatian strategis nasional. Presiden Prabowo menekankan pentingnya tindakan kolektif dalam mengatasi persoalan sampah dalam Rapat Koordinasi Nasional di Bogor, yang diikuti dengan peluncuran Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Kemendagri menilai komitmen daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah terpadu serta menciptakan kawasan yang berkelanjutan menjadi penentu utama kinerja.
Dalam kategori lain, Program 3 Juta Rumah menjadi indikator penting sebagai realisasi Asta Cita ketiga dan keenam, yang menekankan penciptaan lapangan kerja dan pembangunan dari desa. Penilaian meliputi kebijakan pendukung, percepatan pembangunan perumahan, serta inovasi yang mendorong kolaborasi lintas sektor. Sementara itu, akses layanan kesehatan dan pendidikan dinilai dari ketersediaan fasilitas, kepesertaan JKN, kualitas sanitasi, dan inklusivitas layanan.
Setiap kategori memberikan ruang bagi inovasi daerah sebagai nilai tambah. Pemerintah daerah yang mampu menghadirkan solusi kreatif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada masyarakat dinilai lebih unggul. Tujuan akhir dari penilaian ini bukan hanya penghargaan, tetapi mendorong transformasi kebijakan daerah yang selaras dengan agenda nasional dan berdampak nyata terhadap kualitas hidup masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Perlindungan Ketenagakerjaan ke DPR setelah evaluasi intensif selama 10 hari oleh tim menteri.
14 September 2026

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU Pelindungan Ketenagakerjaan ke Komisi IX DPR, sebagai langkah awal penyusunan undang-undang yang mencakup perlindungan pekerja formal dan informal, termasuk pekerja platform digital.
14 September 2026
Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Yudi di Kabinet Prabowo-Gibran
Penggantian Purbaya Yudi oleh Suahasil Nazara menjadi bagian dari reshuffle kabinet yang dilakukan sejak Oktober 2024, menandai perubahan struktur kepemimpinan di lembaga negara.
14 September 2026

Menhub Minta Maaf Usai Jenguk Korban KM Virgo 8 di Banjarmasin
Menteri Perhubungan menyampaikan permohonan maaf langsung kepada korban selamat kecelakaan KM Virgo 8 saat meninjau kondisi mereka di rumah sakit Banjarmasin.
14 September 2026
Berita Lainnya

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


