Era Media Sejahtera Rancang Transformasi Bisnis Besar
Perusahaan periklanan digital siap meluncurkan empat aksi korporasi strategis dengan nilai total Rp2 triliun untuk memperkuat ekosistem kecerdasan buatan dan infrastruktur digital nasional.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mempersiapkan transformasi besar dengan meluncurkan empat langkah korporasi terintegrasi, sebagai bagian dari rencana strategis mengubah wajah bisnis dari perusahaan periklanan digital menjadi penyedia infrastruktur ekosistem kecerdasan artifisial (AI) terpadu di Indonesia. Langkah ini diinisiasi atas kendali pemegang saham pengendali baru, PT Sinergi Internasional Investama (SII), dan mencakup pengambilalihan saham mayoritas di PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).
Transaksi akuisisi melibatkan pembelian 6,685 miliar lembar saham INET dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN) dengan harga Rp300 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp2,005 triliun. Angka ini setara dengan 647,90% dari total ekuitas konsolidasi perseroan per 30 Juni 2026, menunjukkan komitmen kuat terhadap ekspansi infrastruktur digital. Integrasi INET diharapkan memperkuat lima pilar utama bisnis, yaitu pusat data berbasis AI, konektivitas berkecepatan tinggi, jaringan serat optik darat, jaringan serat optik bawah laut, serta energi hijau melalui pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Untuk mendukung pendanaan, perseroan akan mengandalkan empat mekanisme pendanaan terstruktur. Pertama, fasilitas pinjaman dari pemegang saham (shareholder loan) dari SII senilai maksimal Rp5 triliun dengan jangka waktu 10 tahun dan suku bunga 7,50% per tahun, di mana tahap pertama sebesar Rp2 triliun akan digunakan untuk pembayaran akuisisi. Kedua, dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang tersisa sebesar Rp120 miliar akan dialihkan sebagai setoran modal kepada anak perusahaan, PT Cakrawala Nexus Investama (CNI), untuk menunjang proses akuisisi.
Ketiga, perseroan akan melakukan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD I) sebanyak maksimal 154,77 miliar saham baru, disertai penerbitan waran serii II. Keempat, dilakukan restrukturisasi tata kelola perusahaan, termasuk perubahan nama, alamat kantor, penyesuaian maksud dan tujuan usaha sesuai KBLI 2025, serta perubahan susunan direksi dan komisaris. Seluruh aksi tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dana Hijau Rp8.450 Triliun Dibutuhkan untuk Turunkan Emisi
Indonesia memerlukan dana Rp8.450 triliun hingga 2035 untuk mencapai target penurunan emisi, dengan pendanaan berasal dari dalam dan luar negeri melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup.
3 Oktober 2026

Hainan Jadi Lumbung Ekonomi Baru China dengan Nilai Rp2.000 Triliun
China membangun kawasan perdagangan bebas di Hainan bernilai US$113 miliar untuk memperluas keterbukaan ekonomi dan menarik investasi global.
3 Oktober 2026

IHSG Terpuruk Akibat Reshuffle Kabinet dan Tekanan Asing
Indeks saham turun 1,02% ke level 6.009, dipicu pelemahan sektor dan aksi jual asing pasca-reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo.
3 Oktober 2026

Short Selling Dimulai, Hanya Satu Saham Ditransaksikan Hari Pertama
Dalam hari pertama pelaksanaan short selling, hanya satu saham yang diperdagangkan dari lima saham yang memenuhi syarat, dengan partisipasi 50 investor dan dua sekuritas yang telah siap.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Tiga Desa di Aceh Jaya Dibangun Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Indonesia Raih Medali Perak di Final Padel Putri Asian Games 2026
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Presiden Mesir Ajak Afrika Perkuat Solusi Damai dan Ekonomi Bersama
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.26 WITA

Apple Perketat Akses Penuh Disk di macOS Akibat Ancaman AI
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.26 WITA

Matcha, Minuman Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Holistik
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.25 WITA

Minuman yang Aman dan Tidak Aman Disimpan di Tumbler
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

Korea Selatan Perluas Wisata Medis ke Daerah Lain
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

OpenAI Hentikan Pengembangan GPT-6.1 Astra Akibat Tanda Bahaya
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.09 WITA

