Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75–4%, Pertama Sejak 2023
The Fed menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis point, menandai langkah pertama sejak 2023, dengan fokus menekan inflasi yang masih tinggi pada level 3,4% tahunan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 19.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - The Federal Reserve resmi menaikkan suku bunga acuan menjadi rentang 3,75 hingga 4 persen dalam pertemuan kebijakan moneter Rabu (16/9). Keputusan ini menjadi kenaikan pertama sejak 2023 dan diambil secara bulat oleh semua anggota FOMC, menunjukkan kesepakatan kuat atas kebutuhan untuk menahan tekanan inflasi yang tetap menguat. Kenaikan ini merupakan respons terhadap data inflasi yang masih berada jauh di atas target jangka panjang lembaga tersebut, yaitu 2 persen.
Dalam pernyataan resminya, The Fed menyatakan bahwa inflasi masih berada pada level tinggi dan belum menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan. Upaya menaikkan suku bunga diharapkan dapat mendorong penurunan yang lebih cepat terhadap tekanan harga, khususnya yang berasal dari fluktuasi harga minyak dan dampak struktural dari kebijakan perdagangan. Pemimpin lembaga tersebut menegaskan bahwa stabilitas harga merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ketua The Fed, Kevin Warsh, dalam konferensi pers menekankan bahwa inflasi yang masih terlalu tinggi dan berlangsung terlalu lama belum memenuhi standar yang diperlukan untuk mempertimbangkan penurunan kebijakan. Ia menegaskan bahwa keputusan hari ini menunjukkan komitmen kuat untuk memastikan inflasi inti bergerak menuju target secara jelas dan dengan kecepatan yang memadai. Dalam konteks ini, kenaikan suku bunga dianggap sebagai langkah krusial untuk menstabilkan ekspektasi pasar.
Data terbaru dari indeks harga konsumen (CPI) Agustus 2026 menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 3,4 persen, tidak berubah dari bulan sebelumnya, tetapi tetap jauh melampaui target 2 persen. Sejak Januari, The Fed mempertahankan suku bunga tetap, memilih menunggu dampak dari perang di Timur Tengah dan lonjakan harga energi akibat ketegangan geopolitik. Namun, sejak Juli, semakin banyak pejabat Fed mengindikasikan bahwa kenaikan suku bunga perlu dilakukan untuk mencegah inflasi terus menguat.
Pertemuan ini juga menandai kemungkinan adanya satu kali kenaikan suku bunga lagi hingga akhir tahun, tergantung pada perkembangan data ekonomi mendatang. Keputusan ini menunjukkan sikap hati-hati tetapi tegas dari The Fed dalam menjaga keseimbangan antara menekan inflasi dan tidak menghambat pertumbuhan ekonomi secara berlebihan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tesla Resmi Hadir di Vietnam Lewat Anak Perusahaan Baru
Tesla memperluas jaringan ASEAN dengan mendirikan anak perusahaan di Vietnam, fokus pada distribusi dan layanan, seiring persaingan ketat dengan produsen lokal seperti VinFast.
17 September 2026

Pendapatan PNBP Kemnaker Dominasi dari Izin Tenaga Asing
Pendapatan negara bukan pajak Kementerian Ketenagakerjaan mencapai hampir 779 miliar rupiah, sebagian besar berasal dari biaya izin tenaga kerja asing senilai US$100 per orang.
17 September 2026

Bursa Mineral Nasional Siap Beroperasi 4 Januari 2027
Bursa Mineral dan Komoditas Strategis resmi dibentuk hari ini, dengan operasional perdana direncanakan pada 4 Januari 2027, sebagai langkah strategis penguatan tata kelola ekspor dan pembentukan harga acuan dalam negeri.
17 September 2026

INET Perkuat Lini Bisnis Kabel Laut dengan Akuisisi Saham SGI
INET menyelesaikan akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia senilai Rp280,4 miliar, memperluas cakupan usaha ke bidang EPC dan pemeliharaan kabel bawah laut.
17 September 2026
Berita Lainnya

Kebiasaan Menunda Nikmati Kopi Bisa Cerminan Pola Hidup
Kamis, 17 September 2026, 19.46 WITA

Fitur Motion Assist Bantu Kurangi Mabuk Saat Naik Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 19.38 WITA

Zuckerberg Dorong AI Berkembang Bebas, Tekankan Tanggung Jawab Mandiri
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Prabowo Langsung ke Jepang Tuntaskan Proyek Masela yang 28 Tahun Terbengkalai
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Pemerintah Perketat Sistem Magang Nasional
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Antrean BBM di Makassar Tuntas, Pemerintah Ungkap Penimbunan dan Faktor Teknis
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

Indonesia dan Malaysia Percepat Pembaruan MoU Perlindungan Pekerja Migran
Kamis, 17 September 2026, 19.37 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Ikon Pariwisata dan Perikanan Modern
Kamis, 17 September 2026, 19.36 WITA


