Fitch Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,2% di 2026, Di Bawah Target Pemerintah
Lembaga pemeringkat Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2% pada 2026, lebih rendah dari target pemerintah sebesar 5,4%.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 12.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 61x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Fitch Ratings mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2% pada tahun depan, yang berada di bawah target yang ditetapkan dalam APBN 2026. Proyeksi ini didasarkan pada penurunan momentum ekonomi di semester kedua 2026, seiring dengan penurunan dukungan fiskal setelah pemerintah mempercepat realisasi belanja pada semester pertama. Kondisi tersebut diperparah oleh tekanan dari ekspor neto yang diperkirakan menekan pertumbuhan secara keseluruhan.
Realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2026 mencapai Rp2.295,7 triliun atau sekitar 59,7% dari pagu anggaran. Kementerian Keuangan menegaskan rencana penyaluran dana sebesar Rp1.300 triliun pada kuartal keempat, sehingga total belanja diperkirakan mencapai Rp3.942,4 triliun atau 102,6% dari pagu. Meski demikian, Fitch menilai kecepatan penyaluran ini tidak cukup untuk menopang pertumbuhan secara berkelanjutan di akhir tahun.
Pada 2027 dan 2028, Fitch memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan stabil di angka 4,9%, naik dari estimasi sebelumnya 4,7%. Namun, angka tersebut tetap jauh dari target pemerintah sebesar 8% dalam jangka menengah. Alasannya terletak pada keterbatasan dampak reformasi struktural terhadap produktivitas faktor dan peningkatan modal, dua pilar utama pertumbuhan potensial PDB Indonesia.
Fitch juga menyoroti risiko yang muncul dari ketidakpastian kebijakan, melemahnya konsistensi, serta kredibilitas bauran kebijakan, terutama seiring dengan semakin terpusatnya pengambilan keputusan. Perubahan prospek peringkat utang pemerintah dari Stabil menjadi Negatif pada Maret 2026 menandai kekhawatiran terhadap stabilitas makroekonomi. Meski respons cepat dalam menstabilkan rupiah dan penunjukan gubernur bank sentral baru telah mengurangi tekanan, sentimen investor tetap rapuh dan intervensi valuta asing yang berkelanjutan berpotensi menurunkan cadangan devisa.
Cadangan devisa Indonesia pada September 2026 tercatat sebesar US$146,3 miliar, sedikit menurun dibandingkan posisi Agustus yang US$146,5 miliar. Fitch menekankan bahwa pencapaian target pertumbuhan 8% akan sangat menantang tanpa reformasi mendalam dan peningkatan kualitas lapangan kerja. Tanpa langkah signifikan, tantangan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, stabilitas fiskal, dan kredibilitas kebijakan akan terus menghantui perekonomian nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

