Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TOBA Raih Pendanaan Rp7,84 T untuk Perluas Bisnis Limbah

Emiten terafiliasi Luhut, TOBA, mengeksekusi pendanaan hingga Rp7,84 triliun untuk pengembangan bisnis limbah dan akuisisi, dengan rencana disetujui RUPSLB 27 November 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
TOBA Raih Pendanaan Rp7,84 T untuk Perluas Bisnis Limbah📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) resmi mengumumkan rencana perolehan komitmen pendanaan sebesar SGD555 juta atau setara Rp7,84 triliun dari empat entitas investor asing. Pendanaan ini akan dilakukan melalui penerbitan saham preferen yang dapat ditebus dan synthetic warrants, dengan pembagian alokasi terdiri dari investasi awal sebesar SGD125 juta (Rp1,76 triliun), primary tranche hingga SGD130 juta (Rp1,83 triliun), serta incremental primary tranche maksimal SGD300 juta (Rp4,24 triliun).

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi lini bisnis pengelolaan limbah, kebutuhan belanja modal, modal kerja, serta akuisisi aset strategis. Transaksi ini tidak mengubah struktur kepemilikan atau pengendalian TOBA atas entitas anaknya, SBTH Asia Holdings Pte Ltd, karena saham preferen yang diterbitkan tidak memberikan hak suara. Nilai transaksi mencapai 227% dari total ekuitas TOBA, menunjukkan komitmen kuat dalam transformasi korporasi.

Perubahan arah bisnis TOBA dari basis batu bara ke model bisnis yang lebih beragam telah menunjukkan hasil signifikan. Sektor pengelolaan limbah kini menjadi tulang punggung pendapatan, menyumbang 60% dari total pendapatan konsolidasi dan 93% dari EBITDA disesuaikan. Peningkatan kinerja terlihat dari lonjakan pendapatan segmen ini sebesar 447,69% secara tahunan, melonjak dari US$9,4 juta di kuartal pertama 2025 menjadi US$51,9 juta pada kuartal pertama 2026.

Rencana pendanaan ini masih menunggu persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 27 November 2026. Keputusan akhir akan menentukan tahap lanjutan eksekusi dan penyaluran dana. Dengan dukungan pendanaan ini, TOBA bertekad memperkuat posisi sebagai pemain utama dalam sektor pengelolaan limbah di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya