for Revenge Rilis "Museum Duka" Kolaborasi dengan Tepe dan YB
Lagu baru for Revenge bersama Tepe dan YB mengajak pendengar merenungkan kehilangan sebagai bagian alamiah hidup melalui lirik yang puitis dan musik yang intens.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.42 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - for Revenge kembali hadir dengan karya terbaru berjudul "Museum Duka", sebuah lagu hasil kolaborasi eksklusif bersama musisi drum Teguh Prakoso, akrab dikenal sebagai Tepe, serta Reza Oktovian, alias YB. Proses penciptaan lagu ini dimulai dari pertemuan spontan saat tiga seniman tersebut tampil bersama dalam sebuah festival, membawakan dua lagu sebelumnya yang menjadi fondasi emosional bagi karya baru ini.
Boniex, vokalis utama for Revenge, menekankan bahwa kehadiran Tepe dalam pertunjukan sebelumnya menjadi kunci terciptanya kolaborasi ini. Ia menyebut bahwa tanpa peran Tepe sebagai drummer, pertemuan dengan YB—yang dikenal sebagai Reza Arap—mungkin tak akan pernah terjadi. Bagi Boniex, menyatukan tiga tokoh berbeda latar belakang musik dalam satu karya merupakan tantangan artistik yang signifikan, namun sekaligus pengalaman yang sangat berharga.
Dalam proses penulisan, Boniex dan YB bekerja sama menyusun lirik yang menggambarkan ruang batin setiap individu—sebuah "museum" pribadi yang menyimpan kenangan, wajah, dan versi diri yang pernah begitu dekat. Setiap orang, menurut Boniex, memiliki ruangan semacam itu, tempat kenangan tak sepenuhnya lenyap, tetapi justru menjadi bagian dari proses penerimaan. Lagu ini bukan ajakan untuk melupakan, melainkan untuk belajar melepaskan tanpa kehilangan rasa ingat.
YB turut menyampaikan bahwa lagu ini bukan hanya tentang dirinya atau band for Revenge, tetapi tentang semua orang yang pernah mengalami kehilangan. Ia menekankan pentingnya mengakui duka sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman manusia. Selain berkontribusi dalam penulisan lirik, YB juga bertanggung jawab atas pengarahan video musik "Museum Duka" bersama Muhammad Fiqih Firdaus, yang menekankan nuansa reflektif dan visual yang dalam.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penonton Padati GBK Menyambut Konser Kanye West
Ribuan penonton memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno sebelum konser Kanye West, tampil kompak dengan merchandise khas berlogo bintang merah dan tulisan "YE LIVE AT GELORA BUNG KARNO 10.24.26".
24 Oktober 2026

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Empat event besar digelar serentak di kawasan GBK dan Senayan pada 24 Oktober, memicu rekayasa lalu lintas dan penyesuaian transportasi umum untuk hindari kemacetan parah.
24 Oktober 2026

Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Konser Kanye West di GBK
Dishub DKI Jakarta menerapkan penyesuaian arus lalu lintas di sekitar GBK selama konser Kanye West, mulai malam hingga dini hari, dengan pengalihan rute dan layanan transportasi khusus.
24 Oktober 2026

Konser Kanye West di GBK Siap Digelar dengan Aturan Ketat
Konser Kanye West di Stadion Utama Gelora Bung Karno digelar pada 24 Oktober dengan jadwal masuk terpisah berdasarkan kategori tiket dan aturan ketat soal barang bawaan serta akses khusus.
23 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

