Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Dorong Semua Warga Punya Rekening Melalui BRI dan BSI

Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menugaskan BRI dan BSI menyediakan rekening bagi seluruh warga, berbasis data kependudukan dan sistem pembayaran nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 22.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Dorong Semua Warga Punya Rekening Melalui BRI dan BSI
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya akses perbankan bagi seluruh penduduk Indonesia dengan menugaskan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menyediakan rekening untuk masyarakat secara merata. Arahan ini disampaikan dalam rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 7 September 2026, sebagai langkah strategis memperluas inklusi keuangan nasional.

Tujuan utama dari program ini adalah memastikan setiap warga memiliki rekening bank sebagai fondasi layanan keuangan formal. Dengan adanya rekening, distribusi bantuan sosial, subsidi, dan program pemerintah lainnya dapat dilakukan secara lebih transparan dan efisien, mengurangi potensi penyelewengan dan mempercepat penyaluran.

Pemerintah akan memanfaatkan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai dasar pendataan. Data tersebut akan dipadankan dengan sistem pembayaran nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, memastikan identitas dan keaslian pemilik rekening terverifikasi secara digital dan real-time. Proses integrasi ini menjadi fondasi teknis untuk pengelolaan rekening massal secara terpusat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya transformasi sistem keuangan nasional yang inklusif. Ia menekankan bahwa akses ke rekening bukan sekadar kebutuhan administratif, tetapi kunci utama untuk membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil dan ekonomi mikro.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat literasi keuangan dan memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional. Dengan basis data yang akurat dan sistem pembayaran yang terintegrasi, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya