Gerhana Matahari Total 2027 Diprediksi Terpanjang Abad Ini
Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 diproyeksikan berlangsung hingga 6 menit 23 detik di lokasi terbaik, menarik perhatian pengamat global.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 37x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Gerhana Matahari Total pada 2 Agustus 2027 diprediksi menjadi fenomena paling panjang dalam abad ke-21, dengan durasi totalitas maksimum mencapai 6 menit 23 detik. Perhitungan dari NASA menunjukkan bahwa fase ketika Bulan menutupi seluruh cakram Matahari secara sempurna akan terjadi di titik tertentu di jalur gerhana, terutama di kawasan dekat Luxor, Mesir. Durasi ini jauh melampaui gerhana sebelumnya, seperti yang terjadi pada 8 April 2024 di Amerika Utara, yang hanya berlangsung sekitar 4 menit 28 detik.
Jalur totalitas gerhana ini melintasi sejumlah wilayah strategis, mulai dari Samudra Atlantik, lalu menyeberangi Spanyol bagian selatan, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, hingga Mesir. Wilayah Arab Saudi dan Yaman juga berada dalam lintasan bayangan inti Bulan. Di luar jalur tersebut, masyarakat di Eropa bagian selatan, Afrika Utara, Timur Tengah, dan sebagian Asia akan menyaksikan gerhana sebagian, di mana Matahari hanya tertutup sebagian oleh Bulan.
Di Indonesia, gerhana tidak akan terjadi secara total. Namun, masyarakat di sejumlah daerah, terutama di Sumatra, diperkirakan dapat mengamati gerhana sebagian. Waktu dan tingkat penutupan Matahari bervariasi menurut lokasi, dengan beberapa wilayah melihat fenomena menjelang Matahari terbenam, sehingga kesempatan pengamatan menjadi terbatas. Untuk informasi akurat, masyarakat disarankan memanfaatkan peta gerhana berbasis lokasi dari sumber astronomi terpercaya.
Durasi panjang totalitas ini terjadi karena kondisi geosentris yang ideal: jarak Bulan dari Bumi yang mendekati titik terjauh, sehingga cakram Bulan tampak cukup besar untuk menutupi Matahari secara penuh, sementara Bumi berada pada posisi yang mendukung lintasan bayangan. Faktor ini hanya terjadi secara bersamaan di beberapa titik, menjadikan lokasi pengamatan sangat menentukan.
Pengamatan gerhana harus dilakukan dengan alat pelindung mata khusus seperti kacamata gerhana standar atau filter optik pada teleskop. Melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan berisiko merusak retina, bahkan saat sebagian cahaya masih tampak. Hanya pada fase totalitas penuh—ketika seluruh cahaya Matahari terhalang oleh Bulan—pengamatan tanpa pelindung aman, namun harus segera kembali menggunakan alat pelindung begitu cahaya mulai muncul kembali.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gaya Kepemimpinan Luthfi Dapat Pujian Akademisi
Akademisi menilai kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi humanis, kolaboratif, dan berbasis solusi, dengan keterlibatan perguruan tinggi dalam perumusan kebijakan daerah.
24 Oktober 2026

Ancol Tantang Rekor MURI Lewat Estafet Renang 24 Jam dan Bendera Merah Putih 360 Meter
Atlantis Water Adventure Ancol gelar dua aksi pemecahan rekor MURI dalam perayaan Hari Renang Sedunia, melibatkan estafet renang nonstop dan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 360 meter.
24 Oktober 2026

Bedah Rumah di Kampung Ambon Dorong Pemulihan Secara Komprehensif
Program bedah rumah di Kampung Ambon menjadi strategi integratif untuk menekan peredaran narkoba melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat.
24 Oktober 2026

Dua Wakil Putri Indonesia Gagal ke Final Indonesia Masters 2026
Mutiara Ayu Puspitasari dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tersingkir dari semifinal Indonesia Masters 2026 setelah kalah dari lawan dari Hong Kong dan China.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

