Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ha Young Mundur dari Drama Medis Setelah Kontroversi Keluarga

Aktris Ha Young memutuskan hengkang dari The Trauma Code: Heroes on Call musim kedua menyusul terungkapnya jejak keluarga pro-Jepang kakek buyutnya yang menjadi sorotan publik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 11.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Ha Young Mundur dari Drama Medis Setelah Kontroversi Keluarga📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Aktris asal Korea Selatan, Ahn Ha-young, resmi mengundurkan diri dari proyek drama medis populer The Trauma Code: Heroes on Call Season 2, menyusul munculnya kembali isu terkait latar belakang keluarganya yang dikaitkan dengan era penjajahan Jepang. Keputusan tersebut diambil setelah pihak produksi, melalui pernyataan resmi, menyatakan bahwa kehadiran Ha Young tidak akan dilanjutkan dalam musim berikutnya demi menghormati konteks sosial dan sejarah yang sedang dipertimbangkan publik.

Ahn Ha-young, yang sebelumnya berperan sebagai suster Cheon Jang-mi dalam musim pertama, sebelumnya sempat menyampaikan kisah keluarganya dalam program acara KBS2, di mana ia mengungkapkan empat generasi dalam keluarganya menekuni profesi kedokteran, mulai dari kakek buyut hingga kakak perempuannya. Dalam perbincangan itu, ia menyebut kakek buyutnya pernah menempuh pendidikan kedokteran di Jepang sebelum membuka klinik modern di Hanyang dan merawat Raja Gojong.

Informasi tersebut kemudian mengarah pada identitas dokter Ahn Sang Ho, yang dikonfirmasi oleh agensi Ha Young, BISTUS Entertainment. Namun, seiring waktu, muncul data dari arsip tahun 1916 yang menunjukkan Ahn Sang Ho pernah tercatat sebagai anggota Daejeong Chinmokhoe, sebuah organisasi yang dikenal memiliki posisi pro-Jepang selama masa penjajahan. Keterkaitan ini memicu gelombang kritik, terutama setelah diketahui Ahn Sang Ho juga pernah bertugas di Pulau Sorokdo—lokasi yang terkenal dengan praktik isolasi paksa dan eksperimen medis terhadap penderita kusta.

Agensi awalnya membantah tuduhan tersebut, namun berubah sikap dan meminta maaf atas respons terlalu cepat yang tidak didukung verifikasi menyeluruh. Dalam pernyataan terbaru, BISTUS mengungkapkan bahwa Ha Young merasa sangat terpukul karena kisah keluarganya tanpa sengaja memicu perdebatan sosial. Ia menyatakan akan menjalani karier di masa depan dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan penuh kesadaran terhadap dampak publik. Di sisi lain, pemerintah Korea Selatan telah merencanakan kembali membuka Komisi Investigasi Aset Kolaborator Pro-Jepang pada Desember 2026, membuka kemungkinan penyelidikan lebih lanjut terhadap kekayaan keluarga terkait.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya