Pemerintah Kaji Aturan Baru Distribusi LPG 3 Kg Berbasis Kesejahteraan
Peningkatan konsumsi LPG 3 kg mendorong pemerintah menyiapkan kebijakan baru dengan pembatasan berdasarkan klasifikasi kesejahteraan masyarakat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Konsumsi gas elpiji 3 kilogram terus mengalami kenaikan signifikan dari tahun ke tahun, memicu kekhawatiran terhadap beban anggaran subsidi yang semakin membengkak. Data terbaru menunjukkan tren kenaikan yang berkelanjutan, sehingga pemerintah berupaya meninjau ulang mekanisme penyaluran agar subsidi lebih efektif dan tepat sasaran.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kini mengkaji perubahan pola distribusi dengan mempertimbangkan kriteria kesejahteraan masyarakat. Salah satu pendekatan yang sedang dipelajari adalah penggunaan data berbasis desil, di mana masyarakat dengan kategori desil 1 hingga 8 diprioritaskan sebagai penerima subsidi. Desil 9 dan 10, yang mencerminkan kelompok menengah atas hingga atas, kemungkinan tidak lagi layak menerima bantuan tersebut.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi menyatakan bahwa sistem distribusi yang terbuka saat ini menjadi salah satu penyebab utama peningkatan konsumsi LPG bersubsidi. Tanpa batasan berbasis profil ekonomi, produk ini mudah diakses oleh berbagai lapisan, termasuk kelompok yang tidak membutuhkan subsidi. Hal ini menimbulkan ketidakefisienan dalam alokasi anggaran negara.
Dalam proses transformasi kebijakan, pemerintah bekerja sama dengan PT Pertamina untuk menyusun kerangka regulasi baru yang mengintegrasikan data kesejahteraan dalam penyaluran LPG 3 kg. Tujuannya adalah memastikan bahwa bantuan subsidi hanya diterima oleh kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan, tanpa mengorbankan akses bagi keluarga prasejahtera.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Demonstrasi Besar di Kongo Tuntut Penolakan Perpanjangan Jabatan Presiden
Ratusan warga di Kinshasa dan kota besar lainnya menggelar unjuk rasa menolak usulan amandemen konstitusi yang memungkinkan Presiden Felix Tshisekedi berjabat tiga periode.
16 September 2026

Prabowo Dorong Implementasi E20 pada 2028
Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas untuk percepatan program E20, dengan target implementasi pada 2028 melalui ketersediaan lahan dan pengembangan industri pengolahan bioetanol.
16 September 2026

Malaysia Gelar Rapat Darurat Atasi Lonjakan Tagihan Listrik
Pemerintah Malaysia menggelar rapat khusus untuk menangani kenaikan tagihan listrik yang dirasakan sebagian rumah tangga akibat lonjakan konsumsi akibat cuaca panas dan kabut asap.
16 September 2026

LRT Jakarta Resmi Beroperasi, Tarif Awal Rp8 untuk Warga
Presiden Prabowo meresmikan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai dengan tarif promosi Rp8 selama delapan hari pertama, diikuti tarif tetap Rp5.000 setelahnya.
16 September 2026
Berita Lainnya

Hindari Minuman Manis dan Kafein Saat Kemarau
Rabu, 16 September 2026, 22.44 WITA

Modifikasi Bumper Tajam pada LCGC Dilarang Polisi
Rabu, 16 September 2026, 22.43 WITA

Sindikat Palsukan SIM di Riau Raup Keuntungan Besar
Rabu, 16 September 2026, 22.43 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Diluncurkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan Performa Ekstrem
Rabu, 16 September 2026, 22.36 WITA

AS dan Jerman Tekankan Reformasi Korupsi Irak
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

Menteri Keuangan Pertimbangkan Ulang Mutasi Pejabat Era Purbaya
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

25 Merek Beras Fortifikasi Ilegal Dicabut Izinnya
Rabu, 16 September 2026, 22.34 WITA

Pengembang Properti Australia Tengah Krisis, Ratusan Proyek Terancam Gagal
Rabu, 16 September 2026, 22.34 WITA


