Hindari Minuman Manis dan Kafein Saat Kemarau
Dokter spesialis gizi menekankan pentingnya menghindari minuman berkafein dan manis saat cuaca panas untuk mencegah dehidrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 22.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Di tengah musim kemarau yang kian panjang, dokter spesialis gizi menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi minuman manis dan berkafein. Menurutnya, kedua jenis minuman tersebut justru berisiko memperparah kekurangan cairan dalam tubuh, terutama saat suhu lingkungan tinggi. Kafein dalam kopi atau teh pekat memiliki sifat diuretik ringan yang mendorong ginjal membuang cairan lebih cepat melalui urin, sementara gula tinggi dalam minuman manis menarik air dari sel-sel ke saluran pencernaan.
Kondisi ini membuat tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk mengimbangi proses metabolisme gula, sehingga rasa haus muncul lebih cepat. Minuman berenergi, yang mengandung kombinasi tinggi kafein dan gula, dikhawatirkan memberikan beban tambahan pada jantung dan ginjal saat tubuh beradaptasi dengan panas. Oleh karena itu, dokter menekankan bahwa air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.
Untuk mencegah dehidrasi, dianjurkan meminum air sebelum merasa haus, bukan menunggu rasa haus muncul. Target harian ideal disarankan mencapai 2 hingga 2,5 liter air putih, dengan peningkatan dosis jika beraktivitas di bawah sinar matahari langsung. Membawa botol minum pribadi dan menetapkan target konsumsi secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Peningkatan asupan cairan juga bisa dilakukan melalui konsumsi buah dan sayuran yang kaya air seperti semangka, melon, jeruk, timun, dan selada. Semangka, misalnya, terdiri dari 92 persen air menurut data Mayo Clinic dan mengandung likopen, antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mata. Selain itu, pemilihan pakaian berbahan katun ringan, longgar, dan berwarna terang juga membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Penting pula untuk menggunakan pelindung fisik seperti topi bertepi lebar, kacamata hitam, dan tabir surya untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung. Di samping itu, kehilangan cairan tanpa disadari—disebut insensible water loss—dapat mencapai 40 hingga 800 mL per hari pada orang dewasa, terutama di udara kering. Jika tidak diganti secara memadai, kondisi ini dapat menyebabkan defisit cairan dan akhirnya dehidrasi. BMKG juga memperingatkan perlunya antisipasi menyikapi kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih lama hingga awal 2027 akibat fenomena El Nino.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Telkomsel dan MAP Perkuat Ekosistem Gaya Hidup Digital
Kolaborasi Telkomsel dan MAP hadirkan MAPrivilege, akses manfaat harian melalui platform digital bagi pelanggan setia.
16 September 2026

9 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas
Penyimpanan salah bisa merusak kualitas makanan; sejumlah bahan seperti kentang, tomat, dan pisang sebaiknya disimpan di suhu ruang agar tetap segar dan berkualitas.
16 September 2026

Makanan Sehat yang Dukung Fokus Anak Secara Alami
Pola makan bergizi dengan nutrisi kunci seperti omega-3, kolin, dan antioksidan berperan penting dalam mendukung konsentrasi dan fungsi kognitif anak secara optimal.
16 September 2026

WIG 2026 Dorong Wisatawan Global Kenali Warisan Kuliner Lokal
Kemenpar dan IGN gelar WIG 2026 dengan fokus memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia sebagai bagian dari identitas budaya menuju pengakuan global di 2026.
16 September 2026
Berita Lainnya

Modifikasi Bumper Tajam pada LCGC Dilarang Polisi
Rabu, 16 September 2026, 22.43 WITA

Sindikat Palsukan SIM di Riau Raup Keuntungan Besar
Rabu, 16 September 2026, 22.43 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Diluncurkan, Bawa Baterai 10.000mAh dan Performa Ekstrem
Rabu, 16 September 2026, 22.36 WITA

AS dan Jerman Tekankan Reformasi Korupsi Irak
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

Menteri Keuangan Pertimbangkan Ulang Mutasi Pejabat Era Purbaya
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

Demonstrasi Besar di Kongo Tuntut Penolakan Perpanjangan Jabatan Presiden
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Kaji Aturan Baru Distribusi LPG 3 Kg Berbasis Kesejahteraan
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA

Prabowo Dorong Implementasi E20 pada 2028
Rabu, 16 September 2026, 22.35 WITA


