Harga Minyak Tembus US$106, Pasar Asia Terpukul Kekhawatiran Pasokan
Kenaikan harga minyak dunia akibat serangan terhadap infrastruktur Arab Saudi picu pelemahan bursa Asia, dengan indeks mayoritas turun di tengah kekhawatiran pasokan global.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 11.34 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bursa saham di sejumlah negara Asia mengalami tekanan pada perdagangan Selasa (15/9/2026), dengan sebagian besar indeks menunjukkan penurunan. Indeks ASX 200 Australia turun 0,51% ke level 8.705,2, sementara FTSE Bursa Malaysia KLCI melemah 0,46% ke 1.690,18. Pasar Selandia Baru dan Singapura juga terdampak, dengan indeks NZX 50 dan STI masing-masing turun 0,28% dan 0,27%. Di Korea Selatan dan Taiwan, penurunan tercatat di bawah 0,5%, meski masih menunjukkan tekanan pasar. Satu-satunya pengecualian adalah Nikkei 225 Jepang yang menguat 0,38% ke posisi 63.732,79, menunjukkan perbedaan sentimen regional.
Pemicu utama koreksi pasar adalah lonjakan harga minyak mentah dunia, yang mencapai level tertinggi sejak awal tahun. Minyak Brent melonjak 1,18% menjadi US$106,93 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,24% ke US$102,65. Kenaikan ini dipicu oleh serangan terhadap jalur pipa East-West Arab Saudi pada Jumat (11/9/2026), yang mengganggu operasional distribusi minyak dari timur ke barat. Jalur ini merupakan kunci strategis bagi Arab Saudi untuk menghindari Selat Hormuz yang rawan konflik.
Serangan baru oleh kelompok Houthi yang didukung Iran pada Senin (14/9/2026) memperparah ketegangan di kawasan Timur Tengah. Sebelumnya, jalur pipa East-West mampu mengalirkan sekitar 4 juta barel minyak per hari ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah, setara dengan sekitar 4% pasokan minyak global. Gangguan berkepanjangan berpotensi memicu ketegangan pasokan yang lebih luas, menimbulkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan kenaikan biaya energi global.
Pasar global kini berfokus pada kondisi operasional jalur pipa dan keamanan pelayaran di Selat Hormuz, yang menjadi jalur krusial bagi perdagangan minyak dunia. Kenaikan harga minyak, meski tidak menjadi satu-satunya faktor pelemahan pasar, diperkirakan memperkuat tekanan terhadap sentimen ekonomi global, terutama jika terjadi lonjakan inflasi akibat kenaikan biaya energi. Namun, faktor internal seperti kebijakan moneter dan data ekonomi domestik juga turut memengaruhi pergerakan pasar hari ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menteri Keuangan Baru Punya Kekayaan Rp138,1 Miliar, Mobil Termahal Rp518 Juta
Menteri Keuangan Suahasil Nazara melaporkan kekayaan Rp138,1 miliar, termasuk empat mobil dengan nilai total Rp1,2 miliar, berdasarkan LHKPN KPK 2025.
15 September 2026

RUU Keuangan Negara Dibahas, Pakar Soroti Optimalisasi PNBP
Komisi XI DPR menggelar rapat dengan empat pakar untuk menyempurnakan RUU Keuangan Negara, fokus pada peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak dan konsistensi kebijakan di sektor sumber daya alam.
15 September 2026

Mei Ling Pimpin LMAN, Tekankan Inovasi dan Tata Kelola Berkualitas
Mei Ling resmi menjabat Direktur Utama LMAN, menggantikan Kristijanindyati Puspitasari, dengan fokus pada inovasi, efisiensi, dan tata kelola aset negara yang transparan.
15 September 2026

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan RI
Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan RI di Istana Presiden, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, setelah menempuh karier panjang di bidang fiskal dan akademik sejak 1999.
15 September 2026
Berita Lainnya

PO Hasnur Diminta Susun Strategi Hadapi Lesunya Ekonomi
Selasa, 15 September 2026, 12.31 WITA

Aira EV Belum Mampu Geser Atto 1 di Pasar Mobil Listrik Agustus 2026
Selasa, 15 September 2026, 11.44 WITA

iPhone Duo Diluncurkan dengan Harga Rp34,9 Juta, Tantangan Pasar Lipat Dimulai
Selasa, 15 September 2026, 11.38 WITA

AI Bisa Lepas Kendali dalam 12 Bulan, Ahli Minta Perlambatan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

China Anggap Seruan Perlambatan AI dari AS Hanya Gertakan
Selasa, 15 September 2026, 11.37 WITA

Suahasil Jadi Menkeu, Fokus Jaga Kesehatan APBN dan Dorong Pertumbuhan 8%
Selasa, 15 September 2026, 11.36 WITA

Suahasil Nazara Resmi Jabat Menkeu, Karangan Bunga Banjiri Kantor Kemenkeu
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA

KPK Amankan 17 Orang dalam OTT Suap di BPN Bogor
Selasa, 15 September 2026, 11.35 WITA


