HMI di Ujung Pilihan: Bangsa atau Gerbong?
Kongres XXXIII HMI menjadi titik penting untuk menentukan apakah organisasi bergerak demi kepentingan bangsa atau terjebak dalam dinamika kekuasaan internal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kongres XXXIII HMI bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, melainkan momentum menentukan arah perjuangan organisasi dalam konteks kekinian. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa—dari ketimpangan ekonomi hingga transformasi digital—HMI dituntut untuk tidak hanya eksis dalam dinamika internal, tetapi hadir sebagai kekuatan intelektual yang mampu memberikan solusi nyata. Pertanyaan mendasar yang harus dijawab adalah: apakah HMI akan menjadi instrumen perjuangan rakyat, atau justru alat bagi kelompok tertentu untuk merebut kekuasaan?
Ketika energi kader terfokus pada konsolidasi, perhitungan suara, dan pembentukan gerbong, gagasan tentang masa depan HMI cenderung terpinggirkan. Jika kongres hanya menghasilkan pergantian nama tanpa perubahan orientasi, maka yang terjadi bukan regenerasi, melainkan sirkulasi kekuasaan yang tidak membawa perubahan substansial. Kaderisasi, independensi, dan kualitas intelektual HMI harus menjadi prioritas, bukan sekadar slogan yang dilafalkan saat kampanye.
Gerbong memang wajar dalam sistem demokrasi, tetapi tidak boleh menggantikan nilai-nilai perjuangan. Ketika loyalitas kepada figur mengalahkan loyalitas terhadap prinsip, ketika kepentingan kelompok menguasai kepentingan organisasi, maka HMI berisiko kehilangan esensi kaderisasi dan idealisme. Organisasi tidak boleh menjadi kuat secara politik internal, namun lemah ketika menghadapi persoalan nyata masyarakat. Di saat rakyat menunggu solusi, HMI justru sibuk menentukan siapa yang akan duduk di kursi ketua.
Bangsa tidak menunggu HMI selesai bertarung. Di tengah krisis pendidikan, pengangguran, korupsi, dan perubahan teknologi, HMI harus mampu menawarkan gagasan yang konkret, bukan sekadar suara yang hanya terdengar saat kongres. Idealisme tidak boleh dijadikan komoditas politik untuk memenangkan pertarungan. Kepemimpinan yang sejati bukan yang paling populer, melainkan yang paling berani membawa HMI keluar dari zona nyaman dan menjawab tantangan zaman dengan karya nyata.
HMI PROGRESIF bukan sekadar tagline, melainkan komitmen untuk membangun organisasi yang mampu menciptakan sejarah, bukan hanya membaca sejarah. Kepemimpinan yang dibutuhkan bukan yang paling kuat secara politik, tetapi yang paling berani menjaga marwah, membangun kader berkualitas, dan hadir dalam permasalahan rakyat. Saatnya memilih bukan hanya orang, tetapi arah: apakah HMI akan semakin dekat pada cita-cita perjuangan, atau justru menjauh karena terjebak dalam dinamika kekuasaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


